Petugas Kebersihan di Cimahi Mulai Kewalahan Bersihkan Sampah Usai Lebaran

Ilustrasi Petugas Kebersihan

Ilustrasi Petugas Kebersihan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Di kawasan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan, sejumlah tumpukan sampah di lingkungan warga tampak menggunung pasca-liburan Idul Fitri 2017 dan membuat petugas lapangan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi harus bekerja lebih ekstra.

Menurut salah seorang petugas pengangkut sampah di Kota Cimahi, Ade (39), sampah yang diangkutnya di H+3 libur lebaran mengalami peningkatan meskipun jumlah atau persentasenya belum bisa diketahui secara pasti. Saat ini, ia harus mengangkut sampah dari perumahan warga dalam volume yang tidak seperti biasanya.

“Biasanya tidak pernah melebihi batas angkut kendaraan, sekarang ini lebih. Kalau diperkirakan mungkin sampai 1 ton untuk yang saya angkut hari ini,” tuturnya.

Kendati demikian, ia masih menilai jika di musim lebaran memang wajar terjadi peningkatan volume sampah. “Kan banyak yang mudik, jadi pasti ada penambahan sampah,” ujarnya.

Namun ia menyayangkan, sejauh ini masih jarang masyarakat melakukan pemilahan sampah saat akan dibuang. Minimalnya di lingkungan sendiri. “Alangkah baiknya sebelum di buang sampahnya dipilah dulu, yang kering sama yang basah dipisahkan. Jadi gak busuk dan berdampak pada timbulnya berbagai penyakit,” katanya.

Kepala Unit Pelaksana Persampahan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Cimahi, Usep Koswara, mengatakan, jumlah kendaraan operasional yang dimiliki pihaknya masih kurang.

Saat ini, untuk kendaraan pengangkut sampah hanya 35 unit. hal tersebut cukup merepotkan karena harus menjangkau 15 kelurahan yang ada di Kota Cimahi termasuk Leuwigajah. “Kalau dari jumlah armada yang ada, jelas sangat kurang. Karena jumlah sampah rumah tangga yang dihasilkan juga terbilang banyak,” ucapnya.

Disinggung soal kemungkinan penambahan armada, Usep menyebutkan, seharusnya memang ada penambahan kendaraan operasional penganggkut sampah, untuk mengefektifkan kinerja dari petugas kebersihan dam pengangkut sampah.

“Sekarang kami sedang mengusahakan ada tambahan kendaraan kurang lebih 20 armada lagi. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds