334 Nyawa Melayang Hingga H+2 Lebaran

Truk menabrak warung di kawasan Cileunyi.

Truk menabrak warung di kawasan Cileunyi.

POJOKBANDUNG.com- OPERASI Ramadniya 2017 tengah digelar pihak kepolisian. Selain mengamankan lebaran, polisi juga memfokuskan penanganan kelancaran  arus lalu lintas baik yang mudik dan arus balik.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, dari H-6 hingga H+2 lebaran, data kepolisian mencatat ada 1.494 kecelakaan yang terjadi di seluruh Indonesia. Angka itu turun 15 persen dari 2016 yang ada sekitar 1.753 kejadian.

“Tapi untuk korban meninggal dunia ada kenaikan, bila 2016 ada 330 orang yang meninggal,  tahun ini ada 334 yang meninggal,” kata dia, Rabu (28/6).

Sementara untuk khusus di H+2 saja, Martinus mengatakan bahwa di seluruh Indonesia tercatat ada 172 kecelakaan. Angkat itu turun 28 persen dari tahun lalu yang tercatat ada 238 kecelakaan. Dan korban meninggalnya di tahun ini ada 37 orang, di tahun lalu ada 38 orang.

“Kepadatan arus lalu lintas cenderung terjadi di jalur wisata, sedangkan arus mudik terpantau menurun dan arus balik terjadi dengan intensitas rendah,” sambung dia.

Martinus menambahkan, untuk arus balik yang menggunakan jalur laut atau bandara, Polri mencatat ada 63.083 orang pada H+2. Lalu di Bandar Udara ada sekitar 384.278, kereta api 136.604 orang dan menggunakan bus 180.656 orang

(elf/jpg/pojokbandung)

loading...

Feeds