Gara-gara THR dan Gaji Tak Dibayar, Ratusan Buruh Pabrik Ngamuk Hancurkan Kantor

Buruh pabrik ngamuk di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis (22/6/2017)

Buruh pabrik ngamuk di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis (22/6/2017)

POJOKBANDUNG.com, BOGOR– Ratusan buruh di salah satu pabrik di Kampung Babakan, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor mengamuk.

Berdasarkan informasi yang diterima Pojoksatu.id (induk pojokbandung.com), Kamis (22/6/2017), para buruh yang mengamuk itu lantaran kesal belum dibayarnya Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji mereka.

Tampak dari barang-barang dan kaca gedung yang dirusak, membuat kondisi semakin tidak kondusif. Sejumlah fasilitas kantor pun porak poranda dihancurkan para buruh.

Belum diketahui tanggapan dari pihak pemilik pabrik tersebut. Namun dari tampak polisi sudah berjaga-jaga mengamankan situasi di tempat kejadian.

Buruh pabrik ngamuk di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis (22/6/2017)

Buruh pabrik ngamuk di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis (22/6/2017)

WhatsApp-Image-2017-06-22-at-11.20.43-PM

WhatsApp-Image-2017-06-22-at-11.20.12-PM

loading...

Feeds

Wanoja Dukung Hasanah di Pilgub Jabar

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan (Kang Anton) melakukan silaturahmi dengan Komunitas Wanita Anti Narkoba dan …

Parah, Ini Komplikasi Penyakit Fuad Amin

Kepala Lapas Sukamiskin Dedi Handoko, membenarkan jika Fuad Amin dirujuk ke RS Dustira agar mendapat perawatan intensif. Ia mengatakan, kondisi …

Alhamdulillah, Imlek di Bandung Aman

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto memantau kegiatan perayaan Imlek di Vihara dan Klenteng di kawasan Jalan Cibadak …

Waduh! Persib Masih Lemah Penguasaan Bola

Skuat Maung Bandung kembali menggelar latihan. Para penggawa Pangeran Biru itu mencoba skema menyerang. Setiap pemain menerapkan variasi serangan, mulai …

Libur Imlek, Berbondong-Bondong Keluar Bandung

Sebanyak 36.814 kendaraan tinggalkan Kota Bandung pada Jumat (16/2). Sedangkan jumlah kendaraan yang memasuki Kota Bandung hanya berjumlah 30.375 kendaraan …