Bintang Seri A Italia Ungkap Pengalaman Puasa di Liga Premier Inggris, Sungguh Tantangan Berat

Mohamad Salah, AS Roma (@AFP/Getty Image)

Mohamad Salah, AS Roma (@AFP/Getty Image)

POJOKBANDUNG.com – Ibadah puasa di bulan Ramadan menjadi momen bermakna bagi setiap muslim, tak terkecuali bintang Seri A Italia, Mohamad Salah.

Pesepakbola asal Mesir yang kini merumput bersama AS Roma itu memiliki kesan tersendiri saat menjalani ibadah puasa selama berkarir sepak bola.

Ia pernah menjalani puasa selama merumput di Liga Premier Inggris bersama The Blues, Chelsea.

Baca Juga:

Buka Bersama Lintas Agama, Kaum Waria Juga Saudara Kita

Pesan Damai Beda Agama ala Sepak Bola, Selebrasi Gol Bali United Jadi Perhatian Dunia 

Waktu itu, kata dia, menjalankan ibadah puasa di daratan Inggris adalah yang terberat. Selain porsi latihan timnya saat itu yang tetap full, waktu puasa di Inggris cukup lama, yakni sekitar 18 jam.

“Ramadan di Inggris bisa dibilang sulit bagi saya. Saya baru bisa minum air sekitar pukul 21.30,” ungkap Salah.

Perjuangan Salah menahan lapar dan haus serta hawa nafsunya terasa semakin berat saat pelatih timnya kala itu, Jose Mourinho menerapkan latihan dua kali sehari, siang dan sore.

“Chelsea memiliki dua sesi latihan setiap hari. Bila Anda berlatih dua kali sehari saat Ramadan, energi Anda pasti terkuras di sesi yang kedua,” ucapnya.

Selain itu, ditambahkan Salah, temperatur di Inggris yang sangat panas mengakibatkan tenggorokannya dahaga tiada tara.

“Belum lagi harus bermain di setiap pertandingan. Tapi (saat itu) saya tetap baik-baik saja,” katanya.

(man/pojoksatu)

loading...

Feeds