RI–Tiongkok Sepakati Investasi USD 1,63 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com–  INDONESIA dan Tiongkok sepakat terus meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pihaknya telah aktif minvestor Tiongkok agar menambah mitranya dengan pengusaha lokal serta penanaman modalnya di Indonesia.

Airlangga menuturkan, hal itu terutama guna mendukung pembangunan kawasan industri di luar Pulau Jawa. “Adanya kerja sama B to B (Business to Business) kedua negara diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendalaman struktur serta peningkatan daya saing industri nasional. Bahkan juga mampu memacu pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di Indonesia,” ujarnya di Jakarta (17/6).

BACA JUGA:

Jabar Tuntas Teken MoU dengan Empat Provinsi Tiongkok

Nilai Investasi Sister Province Tiongkok Urutan Ketiga di Jabar setelah Jepang dan Singapura

Gubernur Aher Nyatakan Ketertarikan Pelajari Pengolahan Sampah di Chongqing Tiongkok

Komitmen kerjasama tersebut terealisasi melalui penandatangan MoU antara Tsingshan Group dan Delong Group dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park tentang kerja sama pembangunan pabrik carbon steel di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah dengan kapasitas mencapai 3,5 juta ton per tahun. Airlangga menjelaskan, total nilai investasi pembangunan pabrik tersebut sebesar USD 980 juta.

Selain itu, ada pula MoU antara Tsingshan Group dengan Bintang Delapan Group dan PT Indonesia Morowali Industrial Park tentang kerja sama pembangunan pembangkit tenaga listrik di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah dengan kapasitas 700 MW dan total nilai investasi sebesar USD 650 juta. Adapun total nilai investasi yang didapatkan dari kerjasama tersebut mencapai USD 1,63 miliar.

Menurut Airlangga, kerja sama tersebut merupakan salah satu tindak lanjut pertemuan bilateral antara Presiden RI Joko Widodo dan Presiden RRT Xi Jinping terkait peningkatan kerja sama ekonomi Indonesia-Tiongkok pada Belt and Road Forum for International Cooperation di Beijing, Tiongkok, Mei 2017.

“Terkait Belt and Road Initiative, Kemenperin juga telah mendorong peningkatan kerja sama investasi Tiongkok di kawasan industri Tanah Kuning, Kalimantan Utara, serta kawasan industri prioritas lainnya seperti di Sumatera Utara dan Sulawesi Utara,” paparnya.

loading...

Feeds

Truk menabrak warung di kawasan Cileunyi.

334 Nyawa Melayang Hingga H+2 Lebaran

POJOKBANDUNG.com- OPERASI Ramadniya 2017 tengah digelar pihak kepolisian. Selain mengamankan lebaran, polisi juga memfokuskan penanganan kelancaran  arus lalu lintas baik …