Dengan Motornya Sekarang Ini, Mungkinkah Valentino Rossi Juara Dunia untuk Kesepuluhkalinya?

Valentino Rossi dan Movistar Yamaha MotoGP saat menjalani MotoGP Test Day di Phillip Island Grand Prix Circuit, Phillip Island, Australia. Foto: Zimbio

Valentino Rossi dan Movistar Yamaha MotoGP saat menjalani MotoGP Test Day di Phillip Island Grand Prix Circuit, Phillip Island, Australia. Foto: Zimbio

POJOKBANDUNG.com – Mungkinkah Valentino Rossi menjadi juara dunia kesepuluhkalinya? Dengan kondisi seperti saat ini, sekali lagi, The Doctor butuh keajaiban untuk menjadi juara dunia.

Apalagi dia merasa “ada yang hilang” dari motor YZR-M1 tunggangannya tahun ini.

Dari penampilan luarnya M1 tahun ini memang tak jauh berbeda dengan versi musim lalu. Tapi, sebenarnya perbedaannya sangat jauh.

Masalah dari motor tahun lalu adalah traksi ban belakang yang hilang ketika balapan memasuki lap-lap akhir. Yamaha berusaha keras memperbaikinya.

Baca Juga:

Cek Klasemen MotoGP Usai Balapan Catalunya: Rossi Makin Melorot!

Valentino Rossi Sebut Kariernya Mungkin Sudah Berakhir…

Yamaha kemudian mengubah distribusi beban pada M1. Lebih menjaga umur ban belakang saat berakselerasi. M1 2017 sedikit lebih berat ke depan dan dikurang beban belakangnya.

Sayangnya usaha itu tidak juga berhasil. Motor kesulitan mendapatkan grip ketika trek tidak menyediakannya. Itu tampak jelas di GP Barcelona, Minggu lalu (11/6/2017).

”Motor 2017 tidak 100 persen mengikuti gaya balap Valentino,” keluh Kepala Mekanik Rossi, Silvano Galbusera.

Menurutnya, Yamaha tidak banyak mengubah geometri motor seperti distribusi beban di depan dan belakang. Tapi tujuan tim Rossi adalah menjaga feeling motor seperti tahun lalu tanpa harus menggerus permukaan ban belakang.

Galbusera mengakui hal itu sangat sulit. Pernah suatu saat menemukan kompromi untuk membuat ban belakang lebih awet, tapi di sisi lain motor jadi kehilangan performa terbaiknya.

loading...

Feeds