Lebaran, PD Kebersihan Kota Bandung Tambah Personel dan Jam Kerja

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- PD kebersihan menerapkan kinerja H-7 lebaran sampai H+5, dengan menerjunkan sebanyak 1.136 personel lapangan dan 574 armada pengangkutan.

“Berdasarkan pengalaman, tim kami harus bekerja 24 jam. Jadi kami sih sudah terbiasa dengan pola kerja semacam ini,” ujar Direktur Utama PD Kebersihan Denny Nurdiana, kepada wartawan Kamis (15/6).

Denny mengatakan, berdasarkan pengalaman, ada sekitar tujuh titik lokasi yang memproduksi dalam jumlah besar. Di antaranya jalan Asia Afrika Otista Dago Ujungberung, Cihampelas, Alun-alun Bandung, Andir dan Jalan Cibaduyut.

“Yang menjadi produsen sampah tertinggi adalah tempat wisata dan tempat keramaian,” ucapnya.

Karenanya, dikatakan pihaknya merasa perlu menambah jumlah personel sebesar 15%. Para petugas Tim khusus dari PD kebersihan sendiri terdiri dari para karyawan PD kebersihan, personel pengangkut kendaraan operasional dan staf lainnya.

“Petugas ditambah dengan Tim patroli pengawas kebersihan yang bertugas berkeliling memberikan edukasi sosialisasi dan tangkap tangan jika ada warga yang membuang sampah sembarangan,” papar Denny.

Untuk jadwal pembuangan sampah ke TPA pada malam Takbir dibuka sampai dengan pukul 23.00, sedangkan saat hari ‘H’ atau saat lebaran TPA ditutup dan tidak ada pembuangan.

Menurut Denny karena karyawan lembur ada dana khusus menjadi dua sampai tiga sift jam kerja. Dana yang diberikan Rp40 ribu ditambah Rp15 ribu uang makan per orang per shift. “Jadi satu orang Rp55 ribu per shift, sedangkan 1 shift terdiri dari 8 jam kerja,” tambahnya.

Kenaikan sampah dari 1.500 ton naik 20 per hari. Kalau tahun ini diprediksi kenaikan 25 persen. “Karena, meski warga Kota Bandung banyak yang mudik, tapi banyak wisatawan yang datang. Sehingga, banyak juga sampah yang dihasilkan,” paparnya seraya menambahkan sampah yang dihasilkan mayoritas sampah anorganik, seperti plastik.

(mur)‎

loading...

Feeds