Kebijakan Mendikbud Sekolah 5 Hari Ditolak Keras Gubernur Aher

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar.

POJOKBANDUNG.com,  BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta penerapan sekolah lima hari dikaji ulang.

Sebab, menurutnya, tidak semua sekolah siap untuk mengikuti gagasan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy tersebut.

BACA JUGA:

Sekolah Lima Hari, Ini Tanggapan Netty Heryawan

Sekolah Lima Hari Bukan Full Day School, Kata Mendikbud

Kebijakan Lima Hari Sekolah Perlu Bertahap dengan Evaluasi Berkala

Ia menilai, pada dasarnya penerapan sekolah lima hari ini merupakan konsep yang bagus. Bahkan di Indonesia pun terutama di kawasan perkotaan sudah terdapat sekolah yang menerapkan sistem tersebut.

“Terutama pada sekolah yang fasilitas dan daya dukungnya memungkinkan,” kata Heryawan di Bandung, Jumat (16/6/2017).

Namun penerapan konsep ini berpotensi masalah jika harus diterapkan di seluruh sekolah di tanah air. Sekolah yang tidak memiliki daya dukung yang layak bisa dipastikan akan sulit menjalankan konsep tersebut, seperti sekolah tingkat dasar dan menengah akan sangat kerepotan karena banyak yang bangunannya masih menumpang ke sekolah umum.

“Diniyah jadi hilang dong, itulah ada benturan,” tegasnya.

Begitu pula sekolah di pedesaan yang belum tentu memiliki fasilitas cukup untuk mendukung konsep sekolah lima hari. Maka konsep itu harus dikompromikan terlebih dahulu bagaimana menyelesaikannya,” ujar dia.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds