Karena Subsidi Daging Sapi, Pemprov Jabar Pangkas Kuota Sembako Pasar Murah

Warga Saat‎ Mengambil Jatah Kepokmasnya di Kantor kecamatan Cimahi Tengah Jalan Jati Serut, Rabu (14/6). (Gatot Pudji)

Warga Saat‎ Mengambil Jatah Kepokmasnya di Kantor kecamatan Cimahi Tengah Jalan Jati Serut, Rabu (14/6). (Gatot Pudji)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemprov Jawa Barat mengurangi jatah paket sembako untuk rumah tangga miskin (RTM) dalam operasi pasar murah (OPM) bersubsidi tahun 2017. Hal itu disebabkan besarnya beban anggaran untuk subsidi daging sapi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Hening Widyatmoko menjelaskan Tahun ini, pemerintah mengalokasikan paket sembako untuk 197.000 RTM, menurun dibandingkan kuota tahun lalu yang mencapai 207.000 RTM.

BACA: Di Cimahi, 5 Ribu RTS Dapat Sembako Murah

“(Daging sapi) ini harga aslinya Rp 80 ribu, kami subsidi Rp 40 ribu. Kalau dikalikan 1000 orang saja kan sudah lumayan (memangkas anggaran),” terangnya.

Harga itu jauh berbeda jika dibandingkan subsidi beras yang hanya Rp 6.000, dari harga asli Rp 10 ribu. “Jadi, masyarakat bisa beli dengan harga Rp 4.000,” hening menambahkan.

Faktor lain yang menyebabkan pengurangan kuota pun disebabkan bertambahnya kota kabupaten yang bekerjasama untuk melaksanakan OPM subsidi. Jika tahun lalau hanya diikuti 24 kabupaten kota, maka tahun ini bertambah menjadi 27 kabupaten kota di Jawa Barat.

“Kabupaten Bekasi, Kabupaten Depok dan Kota Sukabumi sekarang ikut (menggelar OPM),” katanya.

loading...

Feeds

HUT TELKOM : CHCO Telkom Herdy Harman (tengah) berpose bersama para penerima penghargaan di sela-sela HUT Telkom ke-52 di Bandung, awal Juli lalu.

HUT ke-52, Telkom Ganjar Juara Siagian

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Di balik maju dan canggihnya industri teknologi informasi komunikasi (TIK) negeri ini, selalu ada tangan kecil tak terlihat …