Terungkap di Sidang, Uang Pungli Kepala DPMPTSP Bandung Rp63,9 Juta

Sidang perdana kasus dugaan pungli di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung dengan 6 terdakwa digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LL.RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (14/6). (Nida)

Sidang perdana kasus dugaan pungli di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung dengan 6 terdakwa digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LL.RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (14/6). (Nida)

Sementara itu, Penasehat Hukum terdakwa Dandan Riza, Efran Helmi Juni mengatakan, dalam dakwaan JPU diketahui bahwa tidak benar adanya dugaan korupsi sampai Rp 1 miliar. Jumlah keseluruhan dari OTT tim Saber Pungli hanya Rp 63,9 juta dari dari pemohon-pemohon yang mengajukan izin.

Ia menyebut, terdakwa Dandan tidak pernah berhubungan dengan pemohon izin. Melainkan bisa saja dengan petugas atau karyawan di DPMPTSP.

Ia juga mengatakan, terhadap dakwaan tersebut pihaknya tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan. Alasannya karena menghormati azaz hukum yang ada, dan untuk mengetahui pembuktikan dakwaan yang dimaksud oleh JPU.

“Kita harus mnghormati azas hukum mengenai azas praduga tidak bersalah. Jadi nanti ini kita sama-sama periksa bersama-sama di persidangan untuk membuktikan apa yang dimaksud oleh JPU,” ujarnya.

Dikatakan, peristiwa OTT Saber Pungli tersebut juga menjadi catatan hukum. Untuk melihat kedudukan, kewenangan, dan mengenai tugas fungsinya. “Nanti kita akan sama periksa di persidangan,” ujarnya.

Kasus tersebut bermula saat tim Saber Pungli melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala DPMPTSP Kota Bandung Dandan Riza Wardana, Jumat (27/1) lalu. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan enam orang tersangka dalam kasus tersebut.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Tardi itu ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.

(nda)

loading...

Feeds