Resep Pemprov Jabar untuk Meraih Enam Kali Opini WTP dari BPK

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

BANDUNG.com, BANDUNG – Untuk keenam kalinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pangecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengaku punya trik tersendiri untuk meraih opini tersebut.

Resep pertama, kata Aher, yaitu pembenahan sistem pengelolaan aset daerah yang sebelumnya menjadi salah satu biang masalah dalam penyusunan laporan keuangan. Tahun 2009, pihaknya membentuk tim penataan aset.

“Sehingga tahun 2010, tahun 2011 masalah aset ini lebih baik lagi penatannya. Dan 2010 kita mulai WTP karena ada tim yang menata secara khusus aset dengan baik,” ujar Aher usai Rapat Paripurna Penyerahan LHP atas Laporan Keuangan tahun 2017, di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (12/6/2017).

Resep lainnya, lanjut Aher, penambahan sumber daya manusia PNS Pemprov Jabar yang berkompetensi di bidang akuntansi atau laporan keuangan.

Pembenahan SDM ini menurutnya atas saran dari BPK sendiri.

“Yang kedua kita dianjurkan BPK untuk mengadakan SDM keuangan, SDM akuntansi. Lalu kita lihat di berbagai OPD itu banyak yang tidak ada,” kata Aher.

Menurutnya, tidak mungkin saran BPK itu diabaikan dan hanya semata mengandalkan kejujuran SDM bidang keuangan padahal tanpa mempunyai kemampuan pelaporan keuangan yang baik. “oleh karena itu, jujur perlu, baru laporannya akan dibaca dengan benar,” katanya.

loading...

Feeds