Polda Jabar Sebar 500 Penembak Jitu di Titik Rawan Kejahatan

polisi

polisi

POJOKBANDUNG.com- POLDA Jawa Barat akan menerjunkan 36 ribu personil untuk menjaga arus mudik Lebaran 2017. Pasukan itu disiagakan dan tersebar di seluruh wilayah kerja Polda Jawa Barat.

Selain itu, akan ada 500 sniper atau penembak jitu yang disebar di semua titik mudik.

BACA JUGA:

Bandung Pasang 50 CCTV untuk Pantau Arus Mudik

Puncak Arus Mudik Diprediksi H-2 Lebaran

Masyarakat Diminta Waspada Bencana di Jalur Mudik

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan, sebanyak 36.000 personil gabungan dan 500 anggota sniper itu akan ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap rawan. Baik rawan kecelakaan lalu lintas maupun rawan aksi kejahatan.

Pasukan lengkap ini disiagakan menyusul perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang meminta jajarannya menumpas semua preman yang berpotensi mengganggu arus mudik.

“Kami sudah siap semua untuk menghadapi arus mudik dan balik pada tahun ini. Bahkan sniper kami siapkan 500 orang agar arus mudik dan balik nanti berjalan dengan lancar. Pasukan mulai disebar pada H-10 lebaran,” kata kapolda saat ditemui Radar Cirebon (Jawa Pos Group/pojokbandung.com) di Hotel Aston Cirebon.

Dia menambahkan, sejumlah titik yang dianggap rawan kemacetan di antaranya gerbang tol Cipali, Nagrek, dan gerbang Tol Palimanan. Tiga titik itu diprediksikan akan menjadi titik berkumpulnya semua kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Sementara Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra mengatakan pihaknya membantuk Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) dan telah bekerja memberikan rasa aman bagi warga.

“Sebelum menghadapi arus mudik, kita sapu dulu pelaku-pelaku kejahatan. Ini semua untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat arus mudik dimulai,” tegas kapolres.

(arn/yuz/jpg)

loading...

Feeds