THR Wajib Cair Maksimal H-7 Lebaran

Ilustrasi (David Prasetyo/Jawa Pos)

Ilustrasi (David Prasetyo/Jawa Pos)

POJOKBANDUNG.com-SALAH satu yang paling ditunggu pekerja menjelang Lebaran adalah tunjangan hari raya (THR).

Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menginstruksikan THR wajib diberikan pengusaha kepada seluruh pekerjanya maksimal H-7 Lebaran. Bila tidak, ada sanksi tegas yang diberikan.

BACA JUGA:

THR Cair H-7, Pemprov Jabar Buka Posko Pengaduan

Wow, THR PNS Telan Dana Rp10 Triliun

Ketentuan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. THR keagamaan merupakan pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja/buruh atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyatakan, pembayaran THR bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para pekerja. THR wajib diberikan selambat-lambatnya H-7 Lebaran.

“Seluruh pekerja wajib mendapat THR. Yang kontrak juga berhak. Ada perhitungannya,” tutur Hanif.

Menilik Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 bulan memang sudah berhak mendapatkan THR keagamaan dari perusahaan. Besarannya diberikan secara proporsional dengan perhitungan jumlah masa kerja dibagi 12 (dua belas) bulan dikali satu bulan upah.

loading...

Feeds

Biaya Operasional Ambulan Ditanggung Kecamatan

Anggaran oprasional ambulan layanan masyarakat yang merupakan salah satu program Wali Kota Cimahi, pelaksanannya akan menjadi tanggungjawab tiap kecamatan sebagai …