Duh, Profesor ‘Gila’ Tamim Pardede Dibekuk Polisi karena Hina Jokowi

Profesor Tamim Pardede

Profesor Tamim Pardede

POJOKBANDUNG.com- SATGAS Patroli Siber Bareskrim Polri mengamankan Muhammad Tamim Pardede (45), warga Jl. H. Royani 1 No 19 RT 05/03, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (6/6).

“Profesor Gila” itu ditangkap di Perumahan Adiloka Megasari Tangerang, karena diduga menebar ujaran kebencian (hate speech) di media sosial. “Iya benar. Ada penangkapan terhadap yang bersangkutan (Tamim Pardede),” kata Kabagpenum Humas Komisaris Besa Martinus Sitompul.

Penangkapan Tamim diduga terkait unggahan video bermuatan hate speech terhadap pemerintah. Khususnya terhadap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Selain Tamim, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa laptop dan ponsel. Perangkat ektronik itu diduga digunakan untuk menjalankan aplikasi medsos youtube dan mengunggah video rekaman berisi Konten SARA dan penghinaan terhadap pemerintahan.

“Barang bukti sebuah laptop merek Lenovo, sebuah handphone merek Samsung yang terdapat akun Youtube dan video rekaman asli yang bersangkutan dengan konten di antaranya SARA dan penghinaan terhadap pemerintahan,” papar Martinus.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Tamim dijerat pasal Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Saat ini, Tamim masih menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Untuk diketahui, Kepala Riset Biokimia PT Amanah Semesta Alam itu juga sempat mengemukakan bahwa Bambang Tri, penulis buku “Jokowi Undercover”, belum dapat disalahkan sebelum diadakannya tes DNA kepada Presiden Jokowi.

Pardede menyatakan bahwa dia mendukung Bambang Tri. Meskipun setelah ditelusuri, ternyata Pardede membantu pencetakan buku “Jokowi Undercover” yang ditulis oleh Bambang Tri Mulyono yang saat sudah menyandang status terpidana.

(dms/jpg/pojokbandung)

loading...

Feeds

Bye Bye… CDMA…

PT Smartfren Telecom Tbk mengajak pelanggannya untuk beralih ke 4G LTE Advanced.