Ditagih Bayar Pajak, Pemilik Restoran Ikan Bakar Laut Ngamuk-ngamuk, Istri Histeris

Ilustrasi: Disyanjak Kota Bandung saat melakukan penindakan penunggakan pajak. (murwani)

Ilustrasi: Disyanjak Kota Bandung saat melakukan penindakan penunggakan pajak. (murwani)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemilik restoran Ikan Bakar Laut Biru tidak terima didatangi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

TP4D mendatangi rumah makan di kawasan Jalan Purwakarta No 172 Antapani, karena pemilik restoran menutup media peringatan penunggakan pajak selama sebulan.

BACA JUGA:

Nunggak Pajak, Hotel Ini Disegel BPPD Kota Bandung

Warga Ujung Berung Taat Pajak, Masuk Nominasi Anugerah  Pajak Jabar

Pemilik Saldo Minimal Rp200 Juta Siap-siap Dipelototi Ditjen Pajak

“Kami menempelkan media peringatan pada 3 Mei 2017. Tapi sekarang media peringatan ditutup, sehingga tidak bisa dilihat,” ujar Kasubdit Penindakan, Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Panji Kharismadi, kepada wartawan, Rabu (7/6).

Menurut Panji, pengusaha memiliki tunggakan pajak selama 14 bulan dari April 2016 sampai bulan ini dengan total tunggakan Rp25 juta. Meski sudah melakukan pembayaran, namun belum dilunasi, karena yang dibayarkan Rp3,6 juta dan media peringatan belum bisa dicabut.

“Ini mereka menutup media peringatan, sehingga tidak bisa dilihat. Padahal saya sendiri tidak bisa melakukan pencopotan media peringatan. Yang bisa hanya PPNS (Penyidik Pegawai Negeri sipil,red),” papar Panji.

Sebenarnya, jika omset restoran di bawah Rp 10 juta, tidak wajib pajak, hanya tetap harus lapor. “Tapi karena mereka tidak lapor, secara sistem akan terbit tagihan sejumlah sesuai dengan pembayaran terakhir tertinggi,” tegasnya.

Tim yang terdiri dari pihak kepolisian, TNI dan kejaksaan datang, sehingga membuat istri pemilik restoran, histeris.

loading...

Feeds