Dari 4 Kandidat, Baru 2 Balon Gubernur yang Kembalikan Formulir ke PDIP

Puti Pramathana Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur/wakil gubernur Jawa Barat melalui DPD PDIP Jabar, Selasa (6/6/2017). (Atep/pojokbandung.com)

Puti Pramathana Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur/wakil gubernur Jawa Barat melalui DPD PDIP Jabar, Selasa (6/6/2017). (Atep/pojokbandung.com)

POJOKBANDUNG, BANDUNG – Sekretaris Bapilu PDI Perjuangan Jawa Barat, Wilman Supondo Akbar‎ menuturkan, hingga hari terakhir penjaringan Cagub dan Cawagub PDIP Jabar, Selasa (6/6/2017), baru dua bakal calon yang mengembalikan formulir.

Pertama, Bupati Majalengka Sutrisno dan Puti Pramathana Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri.”Tadi Mbak Puti langsung mengisi formulir di tempat dan langsung dikembalikan, sejauh ini baru dua,” ujar Wilman, di kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang Bandung.

Satu calon lainnya yang sudah resmi mendaftar, lanjut dia, yakni Bupati Majalengka, Sutrisno. Sedangkan Bupati Tasikmalaya Uu Rhuzanul Ulum yang merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan dan Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana baru sebatas mengambil formulir pendaftaran.

Ia mengaku tidak bisa memastikan soal perpanjangan waktu penjaringan bakal calon gubernur/wakil gubernur untuk Pilgub Jabar 2018 tersebut. “Ini harus diputuskan oleh partai,” katanya.

PDIP Jabar merupakan partai yang bisa mengusung sendiri pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Barat untuk Pilgub Jabar 2018 tanpa koalisi, karena memenuhi kuota kursi 20 persen di parlemen DPRD Provinsi Jabar. Namun sejauh ini belum ada pernyataan dari partai banteng moncong putih tersebut soal koalisi di Pilgub Jabar tersebut.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds