Simak Fatwa MUI Soal Muslim Bermedia Sosial

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

POJOKBANDUNG.com- MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa mengenai hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial (medsos). Ketua MUI KH Maruf Amin menuturkan, fatwa itu dikeluarkan karena makin maraknya aktivitas di medsos yang memberikan dampak buruk.

“Ini berawal dari keprihatinan. Medsos itu ada manfaatnya, tapi juga ada dosanya,” kata Maruf.

BACA JUGA:

Ingat! Tak Lama Lagi MUI Keluarkan Fatwa Bergaul di Medsos

Banyak Netizen Umbar Data Pribadi ke Medsos, Ini Bahayanya!

Maruf menambahkan, aktivitas medsos saat ini sudah mengarah ke kebencian dan permusuhan. Hal itu juga yang kemudian menguasai medsos, padahal dua hal itu adalah hal yang dilarang dalam Islam. Maruf menilai, penggunaan medsos yang seperti itu merusak dan menimbulkan bahaya. Bagi ulama, kata Maruf, kerusakan harus ditolak.

“Bagaimana caranya? Ya, bahaya harus dihilangkan. Kita mungkin tidak bisa menghindari (menggunakan medsos) itu, tapi bisa kita cegah agar tidak menimbulkan kerusakan,” tutur Maruf. Fatwa tersebut memuat beberapa poin yang haram dilakukan oleh umat Islam di medsos.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh menjelaskan, setiap muslim yang bermuamalah (bersosialisasi) melalui medsos diharamkan untuk melakukan ghibah (penyampaian informasi spesifik ke suatu pihak yang tidak disukai), fitnah, namimah (adu domba), dan penyebaran permusuhan.

Aksi bullying, ujaran kebencian, dan permusuhan atas dasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) juga diharamkan. Begitu juga dengan penyebaran hoax serta informasi bohong. “Meskipun dengan tujuan baik, seperti informasi tentang kematian orang yang masih hidup, itu diharamkan,” kata Niam menjelaskan poin-poin fatwa tersebut.

loading...

Feeds

Truk menabrak warung di kawasan Cileunyi.

334 Nyawa Melayang Hingga H+2 Lebaran

POJOKBANDUNG.com- OPERASI Ramadniya 2017 tengah digelar pihak kepolisian. Selain mengamankan lebaran, polisi juga memfokuskan penanganan kelancaran  arus lalu lintas baik …