Pelaku Teror Bom Cangkir Cimahi Diduga Sakit Jiwa

Amplop bertuliskan ancaman bom yang ditemukan di di depan pos keamanan Gereja Imanuel, Jalan Pasirkumeli, Senin (5/6). FOTO: GATOT PUDJI UTOMO/RADAR BANDUNG

Amplop bertuliskan ancaman bom yang ditemukan di di depan pos keamanan Gereja Imanuel, Jalan Pasirkumeli, Senin (5/6). FOTO: GATOT PUDJI UTOMO/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com – Warga Pasirkumeli Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi digegerkan dengan temuan dus berisi amplop dengan tulisan “BACA : # AWAS BOOM #”.

Dus tersimpan di depan pos keamanan Gereja Imanuel, Jalan Pasirkumeli, Senin (5/6/2017). Akibatnya, ratusan warga berhamburan keluar rumah karena merasa takut oleh ancaman tersebut.

Penemuan dus berisi ancaman itu ditemukan warga sekitar pukul 14.30 WIB. Tak lama setelah penemuan, Tim Penjinak Bom Polda Jabar dibantu Polres Cimahi mendatangi lokasi.

Hampir dua jam, dus berhasil diamankan dan diperiksa. Isi dalam dus itu bukan bom seperti yang ditakutkan, tetapi berisi gelas cangkir dan piring.

Salah seorang warga, Teteng (39), mengatakan, pada saat itu dirinya sedang berada di area dekat gereja. Saat itu dia langsung menghampiri kerumunan warga di sekitar gereja.

“Yang pertama lihat bungkusan itu satpam gereja. Saya langsung laporan ke Polres Cimahi,” ujar Teteng.

Pengurus Gereja GPIB Imanuel Cimahi, Melqianus Muru (53) menyebutkan, ia melihat dus tersebut disimpan oleh warga berinisial DN (42) yang merupakan warga Jalan Pasirkumeli RT 04/21 Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah.

“DN berjalan sambil bawa kardus lalu disimpan didepan pos satpam. Pas didekati, ada amplop tulisannya ‘BACA : # AWAS BOOM #’. Saya panik dan minta warga untuk segera melapor ke polisi,” ujarnya.

Adanya laporan dari masyarakat terkait ancaman bom, Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menyatakan, pelaku ancaman bom di gereja Imanuel sudah diamankan di Mapolres Cimahi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Walaupun pelaku ini diduga punya gangguan jiwa, tapi kami tetap akan mendalami kasus ini,” tandasnya.

Meski sempat membuat kegaduhan, Rusdy meminta agar masyarakat tetap tenang.

“Alhamdulilah, kotak itu bukan bom. Saya harap warga sekitar tidak usah lagi khawatir dengan ancaman bom tersebut,” ujarnya.

Terkait status tersangka yang diduga mengalami gangguan jiwa, Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N. Adiputra menjelaskan akan memprosesnya lebih lanjut.

“Dari berbagai keterangan yang sudah didapat (keluarga dan tetangga), memang yang bersangkutan disebut mengalami gangguan jiwa. Tapi, kami akan menyelidikinya lebih lanjut, untuk mengantisipasi hal itu dijadikan alibi atau alasan untuk menghindari hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, pria yang sebelumnya bertugas di Polres Bandung ini menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan pihak berwajib jika menemukan hal serupa.

(gat/bbb)

loading...

Feeds

PKS: Oded Harus Jadi Bandung 1

DPD PKS Kota Bandung resmi menjadikan Wakil Walikota Bandung, Oded M Danial sebagai calon yang akan diusung pada Pilwalkot Bandung …