Netty Bakal Hadapi Pemilih yang Tabu Pemimpin Perempuan, Ingat Pengalaman “Oneng” Rieke Diah Pitaloka?

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetyani menjadi salah satu pembicara di acara bincang-bincang Tokoh Kartini Masa Kini yang digelar BPKK DPW PKS.

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetyani menjadi salah satu pembicara di acara bincang-bincang Tokoh Kartini Masa Kini yang digelar BPKK DPW PKS.

 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebagian kalangan masyarakat Jawa Barat dinilai masih tabu dengan kepemimpinan perempuan.

Hal itu diungkapkan pengamat politik Universitas Parahyangan, Prof. Asep Warlan Yusuf, dalam menanggapi Netty Heryawan yang bakal maju di Pilgub Jabar 2018.

Menurutnya, kemampuan dan kualitas bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur Jabar 2018 asal Partai Keadilan Sejahtera itu memang tidak diragukan. Netty dinilai mumpuni untuk menjadi kepala daerah.

“Di Jabar masih ada kalangan yang tabu dengan kepemimpinan wanita, di tengah banyaknya tokoh laki-laki yang boleh jadi lebih mampu memimpin,” ungkap Asep, kepada wartawan, Senin (5/6/2017).

DPW PKS Jabar sendiri telah resmi merekomendasikan istri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan tersebut dengan Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu, hasil Pemiihan Raya (Pemira) ke pengurus pusat PKS di Jakarta, belum lama ini.

Apalagi sebagai partai yang berlandaskan Islam, lanjut dia, PKS selalu mengedepankan peran laki-laki untuk calon pemimpin daerah termasuk pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur tahun 2013 lalu.

“PKS ketika Pilgub 2013 lalu, menyatakan pemimpin laki-laki lebih baik ketika Ahmad Heryawan bersaing dengan Rieke Diah Pitaloka (Cagub PDIP). PKS akan dinilai inkonsisten,” papar ahli hukum tata negara ini, mengacu pada kekalahan Rieke Diah Pitaloka yang berpasangan dengan Teten Masduki.

Waktu itu Rieke kalah dari Ahmad Heryawan. Mantan pesinetron pemeran Oneng dalam sitkom Bajaj Bajuri itu hanya meraih suara terbanyak kedua setelah pasangan Aher-Deddy Mizwar.

Satu hal lagi yang tak kurang mengkhawatirkan, lanjut dia, pencalonan Netty bisa mengancam karir suaminya, Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Jawa Barat dua periode.

“Dengan isu dinasti politik,” katanya.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds

Tegangnya Palagan Ambarawa di Cimahi

Pertumpahan darah pun tersaji setelah para sekutu menyerang dalam perang Palagan Ambarawa. Para pejuang maupun sekutu banyak yang tewas tergeletak …