Viral Netizen di Persekusi, Gubernur Aher Angkat Bicara

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Belakangan terjadi peristiwa persekusi, atau perburuan atau pencarian yang dilakukan kelompok tertentu terhadap pembuat status atau pernyataan tidak baik di sosial media.

Tindakan ini dinilai sebagai aksi kriminal karena persekusi selalu berujung kekerasan atau penganiayaan terhadap pembuat status.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengimbau masyarakat agar bisa secara bijak menggunakan sosial media. Aher meminta masyarakat bisa menahan diri untuk tidak berkata-berkata buruk baik lisan maupun tulisan, termasuk di sosial media.

BACA: Viral Netizen di Persekusi, Polda Jabar Tindak Tegas Siapapun Pelakunya

“Kuncinya adalah katakan yang baik, kalau tidak bisa diam. Kuncinya adalah tulis yang baik, kalau tidak bisa diam,” ujar Aher.

Menanggapi peristiwa persekusi, Aher mengimbau masyarakat, khususnya pengguna sosial media untuk tidak menulis atau berkata yang bisa menyinggung perasaan orang lain. Namun, jika itu terjadi, Aher juga meminta tidak ada pihak yang menyelesaikan masalah tersebut dengan cara kekerasan.

“Jika ada yang menulis status (sosial media) yang kurang baik, kemudian menyinggung pihak tertentu, tentu perilaku kita silakan ditegur, diingatkan. Kalau enggak bisa diingatkan silakan lapor ke pihak yang berwajib untuk ditangani secara hukum,” tutur Aher.

“Apalagi sekarang bulan Ramadan, kita harus bisa saling membangun kasih sayang, membangun saling hormat menghormati. Dalam konteks kearifan lokal Jawa Barat kan gampang, silih asah silih asuh silih asih. Inilah kearifan lokal yang bernilai religius,” pungkasnya.

(mun)

loading...

Feeds