Pilwalkot Bandung, Gerindra Tak Ingin Kader Abal-abal

Ketua DPC Gerindra Kota Bandung Edi Heriyadi memberikan keterangan terkait hasil penjaringan Balon Walikota/wakil Walikota tergantung dari elektabilitas calon yang mendaftar ke Partai Gerindra. (Elga)

Ketua DPC Gerindra Kota Bandung Edi Heriyadi memberikan keterangan terkait hasil penjaringan Balon Walikota/wakil Walikota tergantung dari elektabilitas calon yang mendaftar ke Partai Gerindra. (Elga)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Bandung menunggu kader terbaiknya maju dalam Pilwalkot 2018. Penjaringan Bakal Calon Walikota Bandung tersebut masih menimbang targetnya antara nomor satu atau dua.

Ketua DPC Gerindra Kota Bandung Edi Heriyadi mengatakan, hasil penjaringan tergantung dari elektabilitas calon yang mendaftar ke Partai Gerindra. Sebab, kata dia, partainya tidak mau memiliki kader partai yang abal-abal.

BACA JUGA:

Pilwalkot Bandung: PDIP Buka Peluang Koalisi dengan Partai Lain

Pilwalkot Bandung: PKS Bangun Komunikasi dengan Mantan Walikota Ayi Vivananda

“Apabila elektabilitas calon yang daftar ke kita melebihi kandidat yang akan diusung oleh PKS atau mitra koalisi kita, itulah yang akan kita bicarakan posisi seperti itu dan kita sangat ingin. Selain itu kita juga akan melihat keunggulan dari tiap kader yang akan mendaftar,” ungkap Edi, belum lama ini.

Edi juga menyampaikan bahwa elektabilitas yang tinggi dari hasil lembaga survei yang sama, akan membuat keputusan tersebut bersifat netral.

“Kita akan mencoba itu. Kita memberikan waktu sampai Agustus. Artinya, para calon nanti pada September atau Oktober sebelum kita memproses ke Jakarta untuk mendapatkan pengesahan atau rekomendasi dari Jakarta. Mudah-mudahan selesai di Oktober,” ungkapnya.

Ia mengatakan, akan bekerjasama dengan lembaga survei dan menghitung calon-calon yang daftar ke Gerindra. Setelah itu, kata dia, akan dilakukan survei untuk mengetahui mana yang paling baik dari antara calon-calom tersebut.

“Nanti kita pelajari juga dari fakta-fakta integritasnya dan data-data pendukungnya. Mungkin dari masukan-masukan juga akan dipertimbangkan. Masukan-masukan daripada PAC, Ranting yang kita miliki di Gerindra. Dan itu yang akan menjadi pertimbangan kita. Dan pasti akan ada satu orang yang layak jadi WaliKota,” pungkasnya.

(elg)

loading...

Feeds