Walah, Polda Jabar Bongkar Kasus Judi Online Beromset Rp300 Juta per Pekan

Polda Jawa Barat gelar perkara kasus judi online beromset ratusan juta rupiah bertaraf internasional, Jumat (2/6).

Polda Jawa Barat gelar perkara kasus judi online beromset ratusan juta rupiah bertaraf internasional, Jumat (2/6).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Jajaran Polda Jawa Barat membekuk calo dan joki judi online beromset ratusan juta rupiah bertaraf internasional. Tak tanggung-tanggung, warga Jabar, bahkan se-Indonesia menjadi member judi online tersebut.

Untuk membongkar jaringan perjudian lintas negara ini, Polda Jabar berkoordinasi dengan Mabes Polri dan memburu para pemilik member.

BACA JUGA:

Bulan Puasa Main Judi Togel, Begini Akibatnya ….

Kasus Judi Togel Hongkong Dibongkar

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, aktivitas pelaku berinisial AB (25) belakangan diketahui telah berlangsung selama tujuh tahun. Tercatat ratusan member yang terdata di Wilayah Jawa Barat dan ratusan lainnya tersebar di Indonesia.

“Menurut pengakuan tersangka ia sudah melakukannya sejak awal 2012, pertama menjadi member dulu kemudian mencari member baru lagi,” ujar Yusri.

Member milik AB dimanfaatkan memainkan permainan milik konsumen yang tidak lihai bermain judi, melalui sistem bagi untung. Sementara dari setiap member yang ia rekrut kebagian 10-30 persen dari nilai deposit yang disetorkan.

“Sepekan dia dapat fee sekitar Rp250 juta hingga Rp300 juta. Tapi pernah sampai miliaran, tergantung membernya aja,” ujarnya.

Setelah ditelusuri, Website judi online tersebut merupakan milik Negara Kamboja. Informasi yang dihimpun tak hanya Indonesia yang menjadi jaringannya, melainkan beberapa negara di Asia pun sudah bergabung. “Jadi si AB tuh dikirim uang sama orang luar negerinya itu dua kali dalam sepekan,” ungkap Yusri.

loading...

Feeds

Telkomsel_RAFI2017-1

Lebaran, Trafik Data Telkomsel Melonjak

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Tahun ini Telkomsel kembali mencatat kenaikan layanan data di momen lebaran. Telkomsel mengalami lonjakan penggunaan layanan data …