Banyak Netizen Umbar Data Pribadi ke Medsos, Ini Bahayanya!

Kaspersky Lab

Kaspersky Lab

POJOKBANDUNG.com- MEDIA sosial mengubah segala kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagi momen boleh saja, asal jangan sampai berbagi data-data pribadi di media sosial.

Penelitian Kaspersky Lab mengungkapkan, mayoritas pengguna 93 persen berbagi informasi secara digital, dan hampir separuh atau 44 persen pengguna internet, menjadikan data milik mereka dapat diakses publik.

BACA JUGA:

Teman Banyak Pamer Bikin Enek? Stop Bermedsos Ria dan Rasakan Manfaatnya

Safer Internet Day, Lindungi dan Awasi Anak dari Medsos

Dampaknya, begitu data pribadi masuk ke ranah publik, maka data itu dapat dibagikan secara luas bahkan melampaui kendali pemiliknya.

Berdasarkan penelitian, dari 93 persen pengguna, sebanyak 70 persen berbagi foto serta video anak-anak mereka. Kemudian, 45 persen berbagi video serta foto-foto pribadi yang sensitif kepada orang lain.

“Kebiasaan ini bahkan lebih buruk lagi terutama di kalangan anak muda, di mana sejumlah besar informasi pribadi milik mereka dapat dengan mudah diakses oleh orang asing,” ujar Head of Consumer Business di Kaspersky Lab, Andrei Mochola, dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/6).

Satu dari lima pengguna internet mengakui mereka berbagi data-data sensitif dengan orang yang tidak mereka kenal baik, dan dengan orang asing. Sehingga membatasi kemampuan mereka dalam mengendalikan bagaimana data sensitif mereka digunakan.

Hal ini berarti, pengguna mengekspos diri mereka kepada potensi pencurian identitas.Selain itu, adanya potensi serangan finansial dengan membagikan rincian keuangan dan pembayaran 37 persen, pemindaian paspor, surat ijin mengemudi dan dokumen pribadi lainnya 41 persen atau kata sandi 30 persen.

loading...

Feeds