Netty Heryawan Santai Hadapi Pro Kontra Pencalonannya di Pilgub Jabar

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Netty Prasetiyani.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Netty Prasetiyani.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penunjukan Netty Prasetyani sebagai salah satu kandidat yang diusulkan oleh DPW PKS menjadi calon Gubernur Jawa Barat dalam Pilgub 2018 mendapat respon. Ada yang mendukung, dan sebaliknya.

Bagi yang mendukung, mereka menilai istri dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan itu pantas diajukan sebagai kandidat. Alasannya, Netty mempunyai kapasitas, baik dari segi keilmuan. Ditambah pengalamannya mendampingi Ahmad Heryawan selama dua periode dianggap memudahkannya dalam beradaptasi dalam mengelola pemerintahan.

BACA: Panas! Sayap PKS Ajak Debat AMPJ Soal Calon Gubernur Perempuan

Contoh organisasi yang terang-terangan mendukung Netty adalah organisasi sayap PKS, Gema Keadilan. Melalui ketuanya, Didi Sukardi,  pihaknya siap melakukan upaya untuk mendongkrak popularitas Netty.

“Beliau kualitas juga punya. Itu alasan kenapa mendukung,” ujarnya saat ditemui di kawasan Buahbatu, Kota Bandung.

Terpisah, berbeda dengan Gema Keadilan yang mendukung Netty, kumpulan masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Peduli Jabar (AMPJ) justru meminta Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jabar meninjau kembali keputusan pencalonan kader perempuan dalam bursa calon Gubernur.

Mereka menilai, penunjukan itu bertentangan dengan prinsip Islam yang lebih mengutamakan pemimpin dari kaum laki-laki. Apalagi, PKS merupakan partai yang kental dengan citra Islam.

“Sebagai partai yang saat ini menjadi satu-satunya mampu merepresentasikan Islam, PKS seharusnya tahu dasar Fiqih pencalonan pemimpin, dimana laki-laki lebih utama dibanding perempuan untuk menjadi pemimpin,” ujar Presidium AMPJ, Roinul Balad.

Bahkan aliansi yang mengklaim menaungi 13 Ormas, forum dan Lembaga muslim di Jabar ini menyatakan penolakan pencalonan kepemimpinan perempuan di Jabar pada Pilgub 2018. Mereka khawatir, jika seandainya Netty terpilih, akan muncul penolakan di kalangan organisasi muslim lain di Jabar.

loading...

Feeds