Dede Yusuf Pimpin Kwarda Jabar Luncurkan Logo dan Maskot Jambore Pramuka Jabar 2017

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat me-launching logo dan maskot Jambore Pramuka Jawa Barat 2017 di Colony Corner, Jalan Sumatera Kota Bandung, Jumat (2/6/2017).

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat Dede Yusuf Macan Efendi mengatakan, Jambore ini merupakan agenda lima tahunan kegiatan akbar kepramukaan nasional yang siap digelar di Jawa Barat.

Jambore yang akan digelar 31 Juli-5 Agustus 2017 ini khusus untuk anggota pramuka penggalang, setingkat pelajar SMP. “Selain berkemah dan berlatih mandiri, juga diarahkan untuk membentuk peserta agar lebih kreatif tanpa manja. Selama ini kan kalangan remaja sudah asyik dengan gadget dan kurang sosialisasi,” kata kader yang juga anggota DPR RI Fraksi Demokrat ini.

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat me-launching logo dan maskot Jambore Pramuka Jawa Barat 2017 di Colony Corner, Jalan Sumatera Kota Bandung, Jumat (2/6/2017). (Atep)

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat me-launching logo dan maskot Jambore Pramuka Jawa Barat 2017 di Colony Corner, Jalan Sumatera Kota Bandung, Jumat (2/6/2017). (Atep)

Mantan wakil gubernur Jawa Barat periode 2008-2013 itu mengatakan, Jambore untuk Pramuka pelajar SMP ini juga akan dilakukan kegiatan Raimuna untuk Pramuka tingkat SMA dan mahasiswa. Lebih jauh, kegiatan tersebut juga diproyeksikan untuk mempersiapkan Pramuka agar mampu berbaur dengan masyarakat.

“Raimuna dilaksanakan dengan tema bersaing atau tenggelam, ada pelatih, ada informasi pekerjaan, kemudian ada pelatihan fisik yang nantinya akan melahirkan jawara rest,” papar Dede.

Dalam Raimuna, akan dilakukan beragam kegiatan menarik, seperti masak, panjat dinding, dan 43 item kegiatan lainnya. Peserta pramuka Jabar yang akan ikut serta pada acara ini lebih dari 12 ribu, ditambah anggota pramuka dari provinsi lain serta Pramuka dari luar negeri.

“Intinya, saat beranjak dewasa, mereka bingung mencari pekerjaan, sekarang sarjana pengangguran sekitar 200 ribu, banyak yang jadi driver moda online. Maka kita dorong pendidikan skill dikonversi jadi skill kompetensi,” katanya.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds

Denda Persib, Ciderai Nilai Pancasila

Keputusan PSSI mendenda Persib atas aksi koreografi bobotohnya dalam mendukung Rohingya dipertanyakan anggota komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah.