Walah! Teten Sebut Istana Diserang Isu Siluman

Kepala Staf Presiden Teten Masduki. Foto: dok. JPNN.com

Kepala Staf Presiden Teten Masduki. Foto: dok. JPNN.com

POJOKBANDUNG.com – Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengingatkan, penangkapan ustaz Alfian Tanjung maupun vonis penulis buku “Jokowi Undercover” Bambang Tri Mulyono seharusnya bisa menjadi pelajaran.

Masyarakat sebaiknya tidak lagi memunculkan isu-isu artifisial atau rekaan. Apalagi, bila ternyata isu-isu tersebut tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Teten menjelaskan, saat ini ada tiga isu artifisial yang diarahkan kepada Jokowi maupun lembaga kepresidenan.

’’Ada isu anti-Islam, antek Cina (Tiongkok), dan pro-PKI. Menurut saya, berhentilah,’’ ujar Teten di kompleks Istana Kepresidenan kemarin.

Menurut dia, lebih baik iklim demokrasi di Indonesia diarahkan kepada hal-hal yang lebih produktif.

’’Misalnya, silakan kritik dari segi kinerja pemerintah, agar pemerintah juga ada yang mengontrol dan melecut sehingga lebih produktif,’’ lanjutnya.

Sebaliknya, memunculkan isu-isu artifisial malah tidak ada gunanya.

Karena itu, setelah adanya penangkapan Alfian maupun vonis Bambang, pihak-pihak yang sebelumnya memunculkan isu serupa sebaiknya berhenti.

Dia tidak ragu menyebut isu-isu tersebut sebagai isu siluman.

loading...

Feeds