Pilgub Jabar, Sudah Dua Bupati yang Merapat ke Pdi Perjuangan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Hingga saat ini, sudah dua orang yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur/wakil gubernur Jawa Barat untuk Pilgub Jabar 2018 ke DPD PDI Perjuangan (PDIP).

Kedua orang tersebut, Bupati Tasikmalaya Uu Rhuzanul Ulum, dan Bupati Majalengka Sutrisno.

“Sudah dua mengambil formulir , Bupati Tasik dan Bupati Majalengka,” ujar Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat, Abdy Yuhana, Senin (29/5/2017).

Dikatakan, DPD PDIP membuka pendaftaran sejak 20 Mei hingga 6 Juni mendatang. Pihaknya siap menerima pendaftaran baik kader maupun non-kader PDIP.

Menurutnya, Ketua DPD PDIP Jabar, Tubagus Hasanuddin sendiri hingga kini belum mengambil formulir pendaftaran. “Belum (mengambil formulir),” ujar Abdy, singkat.

Pensiunan TNI AD berpangkat Mayor Jenderal (purn) ini sempat digadang-gadang bakal diusung partainya maju di pemilihan gubernur Jawa Barat 2018. Namun ia mengelak saat ditanya perihal pencalonannya tersebut.

“Saya sudah ngomong begini, sebaiknya diserahkan saja kepada yang muda-muda,” ujar TB, seperti dilansir jawapos.com, di Jakarta, belum lama ini.

Seperti diketahui, Bupati Uu Ruzhanul Ulum mengambil formulir pendaftaran calon gubernur Jawa Barat pada 22 Mei lalu.

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menjadi orang pertama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur dari PDIP.

Setelah Uu, menyusul Bupati Majalengka, Sutrisno yang mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon gubernur melalui partai berlambang banteng moncong putih.

Saat mengambil formulir, Sutrisno mengatakan, sebelum konvensi Gubernur Jabar ke PDIP, dirinya akan meminta izin terlebih dahulu kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Jawa Barat itu penduduknya di atas Malaysia, dan potensinya luar biasa, maka dengan itu saya tergerak untuk membangun Jawa Barat,” ujar Sutrisno.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds