Aksi Teror Bom di Kampung Melayu Pengalihan Isu? Ini Kata Polisi

Lokasi ledakan bom Kampung Melayu (Almudatsir/Jawa Pos)

Lokasi ledakan bom Kampung Melayu (Almudatsir/Jawa Pos)

POJOKBANDUNG.com- KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian membantah keras soal tuduhan sekelompok orang yang menyebut peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, adalah pengalihan isu.

Menurutnya, pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu adalah jaringan sel Mudiriyah Bandung Raya yang dipimpin Jajang. Dia diketahui berkaitan langsung dengan jaringan Bahrun Naim yang pernah melakukan bom Thamrin.

BACA JUGA:

5 Tewas, 11 Luka Akibat Bom Kampung Melayu, Ini Identitasnya

Video Detik-detik Ledakan di Kampung Melayu, Potongan Tubuh Terlempar ke Jalan

“Jaringan Bahrun Naim merupakan cabang ISIS yang memiliki paham Takfiri yaitu menegakkan ideologi kekhilafahan. Faham Takfiri ini mengajarkan untuk menyerang 2 kelompok yang dianggap kafir yaitu Kafir Harbi dalam hal ini polisi yang dianggap sebagai kafir yang melakukan penyerangan agresif terhadap mereka,” ujar Kapolri dalam siaran persnya.

Kapolri menambahkan, polisi dianggap sebagai antek-antek negara kafir karena negara kita dianggap sebagai negara kafir yang berbeda ideologi dengan teroris dan menentang kekhilafahan.

Tito menyebut, penyerangan terhadap polisi oleh kelompok sel Mudiriyah Bandung Raya sudah dimulai Desember 2016, tapi berhasil digagalkan polisi.

“Bom di Simpang Lima Senen berhasil digagalkan, kemudian pelakunya ditangkap ketika bersembunyi di waduk Jatiluhur. Kemudian bom panci yang targetnya Mapolda Jabar dan pos polisi di Taman Pandawa, bom meledak prematur. Pelakunya lari ke kantor Kelurahan kemudian dikejar sekelompok anak SMA, dikepung masyarakat dan pelakunya tertembak mati oleh polisi,” tegas Tito.

Lebih jauh Kapolri menjelaskan, waktu itu sudah terdeteksi nama pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu dalam jaringan sel Ahmad Sukri dan Iwan. Namun mereka paham sistem komunikasi harus hati-hati untuk menghindari dideteksi polisi sehingga kemudian terjadilah bom bunuh diri Kampung Melayu.

loading...

Feeds