Pemkot Bandung Terapkan Mini Lab Food Security di Pasar Tradisional

Pemkot Bandung membuat Mini Lab Food Security di pasar tradisional.

Pemkot Bandung membuat Mini Lab Food Security di pasar tradisional.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung dan PD Pasar Bermartabat membuat Mini Lab Food Security, yang disediakan agar warga lebih nyaman berbelanja di pasar tradisional.

“Ini sesuai Perwal No. 1151/2016, tentang Pemeriksaan Pangan Pada Mini Lab Food Security di Pasar Modern dan Pasar Tradisional,” ujar Kepala Dispangtan Kota Bandung, Elly Wasliah.

Elly mengatakan, mini lab merupakan tempat pemeriksaan percobaan dan pelatihan dengan menggunakan peralatan dan bahan kimia untuk menguji keamanan pangan segar seperti daging, susu, telur, beras, ikan, sayuran dan buah-buahan dengan skala kecil dan pemeriksaan yang sederhana dan cepat.

“Jadi, tidak berpikir lab yang besar dengan macam macam pemeriksaan, tapi hanya diperiksa dengan uji cepat. Repites, jadi diharapkan ada pemisahan atau bisa dibilang screaningtes. Screaningtes itu pemisahan yang positif dan negatif, mana yang mengandung bahan kimia dan mana yang tidak,” terangnya.

Beberapa bahan makanan segar yang bisa dicek di mini lab di antaranya, kulit, kikil, beras dan kandungan daging babi. Untuk pengecekan makanan, dilakukan atas kandungan clorin, formalin, borax, peroksid yang biasa digunakan untuk pemutih pada kulit, babat, residu pestisida pada sayuran dan Fork detection kit yang biasa digunakan untuk cek daging babi.

Saat ini keamanan pangan adalah hal yang sangat penting untuk dijaga dan diketahui. Selain itu pangan pun penting untuk dilakukan pengawasan maupun pemeriksaan. Hal tersebut dilakukan karena di pasaran bahan pangan yang siap diedarkan banyak yang dipalsukan atau ditambahkan dengan zat kimia yang berbahaya.

Pemeriksaan bahan kimia melalui rangkaian tes ini disediakan Dispangtan, yang dianggarkan melalui APBD Kota Bandung. “Untuk tahun 2017, dianggarkan sekitar Rp500-Rp600 juta,” tambah Elly.

Elly menambahkan, untuk perlengkapan mini lab food security, disediakan secara terbatas di setiap pasar. Sehingga harus digunakan semaksimal mungkin oleh petugas kantor pasar, agar pelayanan kepada masyarakat juga lebih maksimal.

loading...

Feeds