Jabar Kehilangan Panutan, Almarhum Aboeng Koesman Dimakamkan Secara Militer

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengiringi pemakaman mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Alm Aboeng Koesman tahun 1980-1985 di Taman Makam Pahlawan, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Minggu (28/5). Aboeng menjabat sebagai wakil Gubernur dibawah kepemimpinan Gubernur Aang Kunaefi  pada periode kedua jabatan. (jpg)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengiringi pemakaman mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Alm Aboeng Koesman tahun 1980-1985 di Taman Makam Pahlawan, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Minggu (28/5). Aboeng menjabat sebagai wakil Gubernur dibawah kepemimpinan Gubernur Aang Kunaefi pada periode kedua jabatan. (jpg)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Jawa Barat berduka setelah kehilangan sesepuh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja. Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat pada era Gubernur Aang Kunaefi itu meninggal dunia pada Sabtu (27/5) pukul 22.30.

Aboeng Koesman Somawidjaja yang juga mantan wali kota Cirebon itu wafat pada usianya yang ke- 92 tahun. Aboeng Soemawijaja meninggalkan istri Siti Hadijah, 89, dan tujuh orang anak.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberikan ucapan belasungkawa ke rumah duka, Jalan Kalimantan nomor 10, Bandung, pada Minggu (28/5) pukul 06.00. Pria yang akrab disapa Aher tersebut hadir didampingi sang istri Netty Prasetyani Heryawan hadir ke rumah duka.

”Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan Bapak Aboeng Koesman Somawidjaja. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami kehilangan satu sosok sesepuh Jawa Barat, Inohong Sunda yang pernah menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat periode 1981-1987,” papar Aher.

Untuk diketahui, Aboeng Koesman dilahirkan di Garut pada 24 April 1925. Sebelum menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat, H Aboeng Koesman tercatat menduduki kursi Wali Kota Cirebon pada tahun 1972-1982.

Almarhum juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Paguyuban Pasundan sampai dengan tahun 2000 dan Ketua Yayasan Pasundan selama 2 (dua) periode.

Di samping itu, karir militer almarhum Aboeng dimulainya pada Badan Keamanan Rakyat (BKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) di masa perjuangan dulu.

Karir militer lainnya, Pa/Dan POMDAN II/Bukit Barisan Medan serta Pa/Dan POMKOADAIT di Makasar. Suami dari ibu Hj. Siti Hafijah dan Bapak dari 4 putera dan 3 puteri ini juga pernah menjabat sebagai Pa/Dan POMDAN III/Siliwangi di Bandung dan Pa/Dan DAN PUSDIKPOM di Cimahi.

Sementara itu, di rumah duka, pelayat masih ramai berdatangan. Di antaranya Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Jawa Barat Dadang Masoem, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa dan sejumlah pejabat lainnya. Kemudian, terlihat juga Anggota DPR RI Popong Otje Djundjunan juga datang untuk melayat.

loading...

Feeds

Tegangnya Palagan Ambarawa di Cimahi

Pertumpahan darah pun tersaji setelah para sekutu menyerang dalam perang Palagan Ambarawa. Para pejuang maupun sekutu banyak yang tewas tergeletak …