Hobi Seni? Ayo Intip Pameran dan Bedah Buku “Sufi” di Bandung

Jeihan Sukmantoro (kedua dari kiri). FOTO: Jeihan Gallery

Jeihan Sukmantoro (kedua dari kiri). FOTO: Jeihan Gallery

 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Seniman dan perupa Jeihan Sukmantoro bakal menggelar pameran tunggal bertajuk “Sufi/Suwung” di Studio Jeihan, Jalan Padasuka 143-145 Bandung, 2-20 Juni 2017.

Pameran tersebut akan dibuka dengan peluncuran buku berjudul berjudul JEIHAN: Maestro Ambang Nyata dan Maya yang ditulis Mikke Susanto, 1 Juni 2017 pukul 17.00, di tempat yang sama.

Buku yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia itu berkisah tentang banyak hal, terutama perkenalan dan hubungan Jeihan dan penulis, aktivitas pameran terkurasi, juga catatan yang terkait dengan aktivitas hidup dan seni Jeihan.

Mikke Susanto menyebutkan, buku tersebut diriset sekira dua tahun, dari 2015-2017.

“Jeihan terkenal sebagai pelukis mata hitam. Ia pula yang memicu ledakan harga lukisan di dekade 1980-an,” ungkap Mikke, melalui siaran pers yang diterima Pojokbandung.com, Jumat (26/5/2017).

“Selama dekade terakhir ini rupanya Jeihan terus menggali esensi serta nilai-nilai hidup melalui jalan seni dengan indah.”

Rencananya, peluncuran buku akan dihadiri seniman dan pakar seni, antara lain Tisna Sanjaya (perupa dan staf pengajar ITB), Prof. Jacob Sumardjo (budayawan), Nasirun (perupa).

Juga, HM. Nasruddin Anshoriy Ch. (penulis dan pengasuh Pesan Trend budaya Ilmu Giri, Yogyakarta) dan KH. Zawawi Imron (penyair) diminta sebagai pembahas.

Adapun dua guru besar seni, Prof. Endang Caturwati dan Prof. Dr. Wiendhu Nuryanti akan turut menyemarakkan acara sebagai komentator.

Sementara pameran tunggal “Sufi/Suwung” akan mengetengahkan lukisan-lukisan yang bertema keilahian. Lebih tepatnya hubungan antara Jeihan dan keesaan Allah.

(imn/pojokbandung)

loading...

Feeds