Lewat Pagelaran Seni Tari, Mahasiswa UPI Ingatkan Soal Kelestarian Alam

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Mahasiswa Seni Tari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung menunjukkan kreativitasnya.

Suguhan pagelaran yang mengkombinasi seni tari  dengan musik menyemarakan pagelaran seni tari dasar anak. Pagelaran itu menyuguhkan cerita rakyat “Gonbe dan Rimba” yang bermakna menjaga kelestarian alam.

Alkisah, bercerita bayi yang hilang di hutan belantara setelah kedua orangtuanya mengalami kecelakaan mobil. Kedua orangtua si bayi meninggal setelah mobilnya masuk jurang.

Gonbe nama bayi yang hilang itu. Mampu bertahan hidup setelah ditolong seorang kakek. Gonbe yang tinggal bersama sang kakek jauh dari kehidupan masyarakat.

Berdua hidup di hutan rimba hanya berteman dengan binatang. Suatu hari, ratu rimba menunjukkan pusaka yang sangat dihormati kepada penghuni rimba termasuk Gonbe.

Pusaka itulah yang diyakini mampu menjaga kelestarian alam. Namun, tiba-tiba, pusaka sakti itu hilang. Karuan saja membuat geger seisi rimba. Menyangka Gonbe lah yang sudah mencuri pusaka tersebut.

Ternyata, selidik punya selidik, pusaka itu dicuri kelompok monyet. Tentunya membuat murka sang ratu rimba. Tapi berkat kerendahan hati Gonbe, meminta agar ratu rimba tidak menghukum monyet.

Hati ratu rimba luluh. Sang monyet selamat dari hukuman sang ratu. Itulah sinopsis cerita rakyat yang disuguhkan dalam seni tari dan musik ini.

Ayo Sunaryo Dosen Pengampu Dasar Komposisi yang diwakili Dosen Pembimbing Seni Tari UPI, Ace Irawan Suryawan mengaku bangga dengan karya anak didiknya.

“Seni tari ini akan terus hadir agar bisa menjadi penyemangat berkarya para mahasiswa setelah lulus nanti,” kata Ace dalam sambutannya.

(bwo)

 

loading...

Feeds