Jawa Barat Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian

Jawa Barat Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian

Jawa Barat Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Keberadaan petugas penyuluh pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong petani meningkatkan hasil produksi pertanian. Namun sayang, jumlah penyuluh di Jawa Barat tidak ideal.

Data di Balai Pusat Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat menyebutkan, jumlah penyuluh aktif yang tercatat di wilayahnya mencapai 1.306 orang. Jumlah itu termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas (THL).

BACA: Jawa Barat Kekurangan 85 Ribu Guru PNS untuk SD

Jumlah penyuluh itu masih belum memenuhi setengah dari keberadaan desa di Jawa Barat yang berjumlah sekitar 5.900 desa.

Balai Pusat Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Eti Mulyati mengakui kekurangan penyuluh di Jawa Barat.  Ia mengatakan, jumlah idealnya adalah satu orang penyuluh pertanian untuk setiap desa.

BACA: 40 Persen Jalan Nasional di Jawa Barat Rusak

Sejauh ini, untuk menutupi kekurangan itu, Eti mengatakan seorang petugas di lapangan terpaksa mengakomodir dua hingga tiga desa.

Kekurangan jumlah penyuluh pun terancam terus berkurang. Pasalnya, sekitar 60 persen dari jumlah yang ada, atau sekitar 900 orang akan memasuki masa pensiun.

“Ini berpotensi menganggu upaya pencapaian target produksi pertanian yang dicanangkan pemerintah,” katanya.

Tak mau hal itu terjadi, pihaknya mengaku akan  melakukan kaderisasi penyuluh dengan cara mengangkat para petugas yang berstatus THL menjadi PNS.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun, ia melanjutkan, telah mengangkat sebanyak 1.000 orang penyuluh THL.

Ia berharap, dengan penambahan tersebut akan berdampak kepada peningkatan produksi dan juga mencegah penyusutan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian akibat banyak generasi muda yang enggan berprofesi menjadi petani.

(bbb)

loading...

Feeds