Praktis, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Jabar Bisa Online Melalui Sipolin, Nih Caranya

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tengah), Kajati Jabar dan Kapolda Jabar serta Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, dalam peluncuran Sipolin di Car Free Day Dago, Minggu (21/5).

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tengah), Kajati Jabar dan Kapolda Jabar serta Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, dalam peluncuran Sipolin di Car Free Day Dago, Minggu (21/5).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat baru-baru ini meluncurkan program e-Samsat yang telah diadopsi 17 provinsi. Kini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar meluncurkan program bernama Sipolin atau Sitem Informasi Pajak Online.

Sipolin merupakan sebuah aplikasi pembayaran pajak kendaraan bermotor roda dua dan empat yang dapat dibayar melalui telepon seluler. Aplikasi Sipolin ini bisa diunduh melalui Google Playstore.

BACA: Hindarkan Pertemuan Langsung Petugas Pajak dan Wajib Pajak, Biar Tidak Ada Pungli

Aplikasi yang baru ada pertama kalinya di Indonesia ini resmi diluncurkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) bersama Kapolda Jabar Irjen (Pol) Anton Charliyan, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, Kepala Bapenda Jabar Dadang Suharto, dan Dirut Bank BJB Ahmad Irfan,  di kawasan Car Free Day Dago Bandung, Minggu (21/05/2017).

Aher mengungkapkan, hadirnya Sipolin akan membuat wajib pajak lebih praktis dan mudah karena tidak perlu datang ke kantor Samsat ataupun ke ATM.

BACA: 100 Ribu UMKM Dipasarkan Secara Online 

“Ini terobosan baru dari kami dan Polda Jabar meluncurkan Sipolin. Dari segi IT ini lebih tinggi lagi dari Samsat Gendong dan e-Samsat yang lewat ATM. Sipolin lebih praktis lagi dan mudah karena wajib pajak tidak harus datang ke kantor Samsat atau ke ATM tapi cukup di rumah sambil tiduran pun bisa,” ungkapnya.

Caranya mudah, unduh terlebih dahulu aplikasi Sipolin pada layanan Google Playstore pada handphone berbasis android. Setelah aplikasi terpasang pilih menu pembayaran pajak, isi data dan nomor KTP, lalu masukkan nomor kendaraan.

Pastikan nama pemilik kendaraan pada STNK harus sama dengan KTP. Artinya, nama pemilik kendaraan harus milik sendiri, bila masih atas nama orang lain harus di Bea Balik Nama (BBN) terlebih dahulu.

loading...

Feeds