Jelang Ramadan, Begini Kondisi Harga dan Ketersediaan Pangan di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan sidak ke Pasar Cihaurgeulis. Hasil temuannya, persediaan bahan pangan masih terbilang normal.

Namun, dari segi harga dipastikan akan terus merangkak naik hingga H-2 Ramadan. Salah seorang penjual daging, Salamah (60) menuturkan penjualan daging saat ini Rp 101.000 untuk daging biasa, sementara Rp 120.000 dengan kualitas terbaik.

Ia mengungkapkan, setiap jelang Ramadan harga selalu melonjak. “Tiap tahun seperti itu kok, lagi pula kita kan dapet daging dari RTH setiap harinya,” jelasnya kepada wartawan usai ditemui ketua KPPU didampingi Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Bambang Purwanto, Direktur Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, KBP Samudi, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan.

Sementara itu, Syarkawi menjelaskan, sidak di pasar tradisional dilakukan untuk memastikan informasi ketersediaan dan harga daging sapi di tingkat konsumen akhir.

“Kami ingin mendapatkan informasi pasti bagaimana pasokan daging sapi di pasar serta ada tidaknya kenaikan harga disana,” ungkapnya.

Hal ini perlu dilakukan untuk mengukur kesesuaian data yang diperoleh dari hasil sidak yang dilakukan di RPH Ciroyom Bandung, Jumat (19/5) malam, dimulai dari memantau sapi-sapi yang siap dipotong di kandangnya.

Kemudian berlanjut ke tempat pemotongan hewan dan terakhir tempat penyortiran bagian-bagian tubuh hewan ternak tersebut. Pemotongan hewan dilakukan dengan sejumlah alat canggih yang membuat pekerjaan berlangsung cepat.

Selama pemantauan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung Elly Wasliah memberikan penjelasan kepada Ketua KPPU. Dirinya meyakini, distribusi daging sebelum Ramadhan hingga sebelum Idul Fitri tidak akan terganggu. “Jadi tidak ada alasan, harga daging mengalami kenaikan. Karena, stoknya terjaga dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Ia pun memperoleh informasi, rata-rata pemotongan harian di RPH Ciroyom berkisar 64-75 ekor sapi, sedangkan di RPH Ciranjang berkisar 41-42 ekor sapi, atau total rata-rata 105-107 ekor sapi per hari dipotong dikedua RPH, dan akan meningkat 4 hingga 6 kali lipat saat Ramadan dan jelang Idul Fitri.

Sedangkan di tingkat nasional berdasarkan data Kementerian Pertanian posisi stok daging ex impor per tgl 18 Mei 2017 sebanyak 70.518 ton dengan rincian yakni sapi siap potong 116.417 ekor atau setara dengan 23.167 ton daging, daging sapi ex impor 12.025 ton, daging kerbau ex impor (Bulog) 35.326 ton,

loading...

Feeds