Jelang Mudik, Masih Ditemukan Bus Tak Layak Jalan di Terminal Leuwipanjang

Petugas Dishub Kota Bandung memeriksa kondisi bus saat pemeriksaan mulai dari kelayakan administrasi dan fungsi teknis seperti rem, ban, spidometer di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung.

Petugas Dishub Kota Bandung memeriksa kondisi bus saat pemeriksaan mulai dari kelayakan administrasi dan fungsi teknis seperti rem, ban, spidometer di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Kecelakaan lalu lintas karena rem blong kerap menjadi alasan. Agar tak terjadi hal demikian, Polrestabes dan Dinas Perhubungan Kota Bandung menggelar kegiatan Ramchek untuk memastikan kesiapan atau kelengkapan kendaraan bus di Terminal Leuwipanjang, Bandung.

“Pemeriksaan dilakukan terhadap kelengkapan surat-surat dan layak teknis jalannya bus,” ujar Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Mariyono.

BACA JUGA:

Ngeri, Banyak Bus Beroperasi dengan Onderdil Rusak

Di Cimahi, Operasi Patuh Lodaya Jaring Sopir Bus Pemakai Narkoba

Mariyono mengatakan, bus yang tidak layak jalan setelah dilakukan Ramchek, maka untuk sementara akan ditahan untuk tidak beroperasi terlebih dahulu. Menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kecelakaan lalu lintas khusus kendaraan bus ini, sering terjadi karena rem yang blong, dan kendaraan tersebut tidak ada uji KIR nya,” tandasnya.

Mariyono mengatakan, kegiatan ramchek kedepannya akan dilakukan secara rutin. Terlebih, jelang mudik lebaran 2017, masyarakat akan aman dalam menggunakan kendaraan bus.

“Tidak hanya terminal, nanti akan kami laksanakan pengechekan atau razia diluar terminal, akses keluar masuk arah Bandung,” jelasnya.

Teranyar, bus yang diperiksa kelayakan jalannya dalam ramchek berjumlah 10, dan ditemukan 4 bus yang tidak layak jalan, serta satu orang supir yang SIM nya sudah habis masa berlakunya.

“Tidak layaknya itu mengenai ban, rem tangan, lampu besar dan lampu sein nya. Untuk sementara, hukuman bagi PO nya diberikan peringatan, kalau terjadi kecelakaan lalu lintas PO bisa dipidana,” pungkasnya.

(nda)

loading...

Feeds