Wanita Pelaku Mesum di Aceh Tumbang Saat Dihukum Cambuk 100 Kali

Pelaku zina yang dihukum cambuk.

Pelaku zina yang dihukum cambuk.

POJOKBANDUNG.com- NURLINA Binti (Almr) Sakiman (40) mengerang kesakitan saat menjalani hukuman cambuk di Masjid Agung Almunawarah, Kota Jantho, Aceh Besar, Jumat (19/5).

Di cambukan ke-40 dia tumbang dan terpaksa dilarikan ke petugas medis karena tak sanggup menerima hukuman atas perbuatan zina yang dilakukannya dengan Nur Ali Safii Bin Zulkarnen (22), pada Desember 2016 lalu. Akhirnya setelah menjalani perawatan medis selama 20 menit, akhirnya Nurlina melanjutkan hukuman hingga cambukan ke-100.

BACA JUGA:

Hukuman Cambuk di Aceh Disorot Media Ternama Dunia

Duh, Hukum Cambuk di Aceh Ditonton Wisatawan Malaysia

Prosesi itu sudah menjadi hal yang rutin bagi masyarakat Aceh yang melakukan perbuatan zina atau perbuatan lainnya yang melanggar aturan. Di samping pasangan pelaku Khalwat dan Ihktilath (jarimah zina) ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar juga mengeksekusi dua pasang pelaku mesum dan enam pelaku maisir lainnya. Proses eksekusi berlangsung di Masjid Agung Almunawarah, Kota Jantho, Jumat (19/5).

Dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group-pojokbandung.com), pasangan Ihktilath ditangkap saat melalukan perbuatan zina di sebuah kamar di rumah milik Nurlina di Aceh Besar, Sabtu 31 Desember 2016.

Setelah ditangkap mereka diserahkan kepada pihak berwajib untuk diproses. Berdasar hasil penyidikan, pasangan tersebut terbukti melakukan Ihktilath, melanggar Qanun Jinayah Nomor 6 tahun 2014, pasal 33 ayat 1 dengan ancaman hukuman cambuk 100 kali.

Sedangkan pasangan mesum yang dieksekusi pada waktu yang sama Evi Yuniati Bin Israfi dan Taufik Bin Azhar, dihukum masing-masing 13 dan 16 kali cambuk badan dipotong masa tahanan.

loading...

Feeds