Tiga Ekor Lutung dari Inggris Naik Kereta Api Bandung-Malang, Siap Melawan Kepunahan

Lutung Jawa dipindahkan dari Pusat Primata Jawa Aspinall Foundation di Ciwidey ke Malang. FOTO: Riana Setiawan

Lutung Jawa dipindahkan dari Pusat Primata Jawa Aspinall Foundation di Ciwidey ke Malang. FOTO: Riana Setiawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tiga ekor lutung Jawa (Trachypithecus auratus) dipindahkan dari Pusat Primata Jawa Aspinall Foundation di Ciwidey ke Malang. Ketiganya melakukan perjalanan dengan Kereta Api (KA) dari Stasiun Kota Bandung.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (19/5/2017, petugas KA di Stasiun Bandung dibantu petugas dari Aspinall, sibuk memindahkan tiga ekor lutung ke dalam gerbong kereta.

Tiga lutung itu terdiri dari satu jantan berusia 7 tahun, dan dua betina berusia 4 tahun. Mereka dalam kandang terpisah, masing-masing kandang terbuat dari besi berukuran 1×1 meter yang dilapisi dilapisi papan, setiap sudut kandang diberi lubang ventilasi.

“Aman. Ada petugas yang jaga selama perjalanan,” ucap perawat hewan dari Aspinall Foundation, Asep Purwana kepada wartawan di Stasiun Bandung.

Tiga ekor lutung itu didatangkan dari kebun binatang di Inggris. Mereka direhabilitasi di Hutan Lindung Gunung Tikukur, Ciwidey, Kabupaten Bandung sejak Januari 2017, untuk menghidupkan insting binatangnya, agar mereka bisa hidup liar di alam bebas.

Asep menuturkan, sejak datang dari Inggris, tabiat para lutung masih khas hewan kebun binatang, antara lain malas-malasan dan ketergantungan.

Setelah rehabilitasi, ia yakin lutung tersebut sudah bisa menjalani pelepasliaran. Sehingga tiga ekor lutung itu pun menjalani perjalanan KA menuju Malang yang nantinya akan dilepas di Hutan Conan Talun.

Malang merupakan habitat lutung Jawa. Tiga lutung tersebut akan menambah populasi hewan langka dilindungi itu.

Populasi lutung Jawa saat ini kian mengkhawatirkan. Mereka terancam punah karena konflik dengan manusia, misalnya perburuan. Di Indonesia, populasinya kurang dari 10 ribu ekor untuk semua jenis lutung Jawa baik di Jatim maupun Jabar.

Tiga lutung yang bakal dilepasliarkan itu adalah lutung sub spesies Jatim yang cirinya dapat dilihat dari fase warna rambutnya yang orange, sedangkan lutung di Jabar fase warna rambutnya yang hitam gelap.

Asep menyebut kesehatan tiga ekor lutung itu sangat bagus, beratnya mencapai 10 kilogram untuk jantan dan 8 kilogram untuk betina.

“Lutung merupakan hewan langka dan dilindungi, bahkan di habitat aslinya pun sulit dijumpai,” kata Asep.

Dalam tiga tahun terakhir, sambung dia, Aspinall melakukan pengiriman lutung Jawa sebanyak empat kali dengan jumlah mencapai 20 ekor.  Aspinall adalah lembaga pelestarian satwa non-profit asal Inggris.

“Kami lepas ke habitat aslinya di Hutan Conan Talun, Batu, Malang. Mudah-mudahan ketiga lutung ini bisa sehat dan langsung dilepas liar,” tambahnya.

(arh)

loading...

Feeds