Jelang Jamu Borneo FC, Persib Masih Terima Sindiran

Michael Essien dan Carlton Cole berbaur bersama tim dalam sesi latihan Persib Bandung. (Riana Setiawan)

Michael Essien dan Carlton Cole berbaur bersama tim dalam sesi latihan Persib Bandung. (Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com, PERSIB- Persib belum terkalahkan hingga pekan ketujuh Liga 1 2017. Mengoleksi 12 poin, dari hasil tiga kali menang, plus tiga kali seri, Persib masih menguntit pemuncak klasemen sementara, PSM Makassar dengan hanya punya margin satu angka.

Bertengger di posisi ketiga, Persib memiliki poin kembar (12) dengan Madura United di posisi 2 tabel klasemen sementara.

BACA: Prediksi Persib Vs Borneo FC: Saatnya Kudeta PSM Makassar

Sayangnya, hasil itu masih belum ditanggapi positif sebagian Bobotoh. Masih banyak dari fans yang menganggap hasil laga tim kesayangannya itu belum sebanding dengan permainan yang diperlihatkan.

Mereka menilai, Persib kurang bermain agresif atau tidak memainkan sepakbola menyerang.

Hal itu seperti tampak dari tiga laga terakhir. Dua laga away kontra Persegres Gresik United dan Semen Padang dan partai kandang menjamu Persipura Jayapura. Meski clean sheet, Persib seret gol dengan baru mengoleksi sebanyak enam gol dan kebobolan dua kali sejauh ini.

BACA: Rindu Lihat Aksi Sergio? Coach Djanur Kirim Kabar Baik

Menanggapi kritik, bek sayap kanan, Supardi mengaku bisa memahaminya. Itu dianggapnya sebagai bentuk bentuk kepedulian. “Tapi, apapun strategi dan permainannya pelatih lebih tahu,” katanya.

“Meskipun ada pihak yang sedikit mencemooh. Kita harus belajar dari pengalaman. Tahun sebelumnya bermain terbuka kalah dan kemarin main berbeda hasilnya beda,” timpal pemilik nomor punggung 22 itu.

Eks pemain Sriwijaya FC itu menjelaskan, pelatih Djadjang Nurdjaman punya strategi tersendiri dalam menghadapi tiap lawan. Menang dengan skor besar dan tampil baik adalah harapan Persib di setiap pertandingan.

Namun, harapan itu, lanjutnya, mesti juga dikembalikan kepada beberapa faktor, mulai kandang atau tandang, kekuatan lawan, lapangan, stamina dan lainnya. Maka, target utama yang harus dikejar adalah poin dalam sistem kompetisi penuh.

“Bukan hal mudah meraih poin. Di Padang misalnya, banyak hal yang harus diperhatikan. Mereka tim kuat, lapangan juga buat kita sulit menguasai bola. Jadi pelatih lebih paham apa yang harus kita mainkan,” pungkasnya.

(pra/pojokbandung)

loading...

Feeds