DPRD Restui Pemekaran Kab Bandung Timur

POJOKBANDUNG.com, SOREANG- Isu pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KBT) kembali mencuat. Itu setelah Dewan Perwakilan (DPD) Republik Indonesia (RI) mengeluarkan surat rekomendasi Daerah Otonom Baru (DOB) bagi beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya adalah Kab Bandung.

Sejak 2005, aspirasi seputar pemekaran KBT memang telah menyeruak. Namun kepastian pemekaran akhirnya simpang siur, karena munculnya polemik dan pembahasan alot antara berbagai pihak terkait.

Namun saat ini sepertinya tak lagi ada alasan untuk KBT tak memisahkan diri dari kabupaten induk. (BACA: Warga Segera Deklarasi Besar-Besaran Pemekaran Kab Bandung Timur)

“Kebijakan dari pusat, kita harus memfasilitasi sesuai mekanisme, tidak ada alasan bagi kami untuk menolak,” ujar Anggota Komisi D DPRD Kab Bandung Dadang Supriatna saat dihubungi, Kamis (18/5).

Dadang menjelaskan isu pemekaran di Kab Bandung hadir berbarengan dengan pemekaran Kab Bandung Barat (KBB) beberapa tahun silam. Ia mengatakan, jika saat ini presiden telah menyetujui pembentukan KBT, itu merupakan hal yang wajar. Karena memang belakangan ini, berbagai lapisan masyarakat telah banyak yang mendeklarasikan pembentukan KBT dalam waktu dekat.

“Wajar saja jika penduduk di wilayah timur Kab Bandung menginginkan percepatan pembangunan dan kesejahteraan,” katanya.

Ia menegaskan KBT layak menjadi daerah otonom baru. Pasalnya untuk pendapatan asli daerah kabupaten yang sebesar Rp 800miliar/tahun, nyaris sebagian besar berasal dari wilayah Kab Bandung bagian timur. Maka, perlu adanya keseimbangan agar KBT bisa berdiri sendiri.

“KBT lebih menjanjikan, tapi perlu ada keseimbangan setelah dikembangkan KBT ini, jangan sampai kehilangan potensi, contoh KBB, semula kita khawatir dengan pontesi daerahnya, tapi sekarang sudah bisa berdiri sendiri,” ujarnya.

loading...

Feeds