Yang Takut Begal Motor di Bandung, Ini Salah Satu Solusinya

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Aksi begal sempat membuat repot Polda Jawa Barat. Bahkan, jajaran Polda Jabar sampai-sampai melakukan patroli dalam skala besar untuk menghadapi aksi begal tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengklaim aksi pembegalan di Jawa Barat sudah menurun sejak beberapa bulan terakhir.

BACA: Waspada, Ini Bukti Tingginya Kejahatan dan Kriminalitas di Bandung

“Aksi patroli skala besar, selain Polri ada TNI dan Polisi Masyarat (Polmas) untuk mengamankan sektor yang tidak terjangkau oleh Polri,” ucapnya.

Selain itu, juga pihak kepolisian di lingkup setiap polres sudah membentuk tim patroli seperti yang dilakukan Polrestabes Bandung dengan Tim Prabu. “Kita perlu peran warga untuk lebih berani serta aktif dalam pelaporan, kan sudah ada Panic Button juga di Bandung,” katanya.

BACA: Hotel Empat Lantai di Jalan Dipatiukur Terbakar

Panic Button merupakan aplikasi yang dibuat bekerja sama dengan Pemkot Bandung untuk membekali warganya dengan tombol darurat SOS Panic Button. Warga Bandung sudah bisa mengunggah secara gratis aplikasi yang dikenal dengan X-Igent di Play Store.

Dengan menggunakan aplikasi ini warga akan lebih cepat terjangkau aparat keamanan saat mengalami kesulitan. Dalam waktu kurang dari tiga menit, polisi patroli akan terlihat dari pantauan CCTV yang tiba di lokasi untuk membantu pengguna tersebut.

Tak hanya itu, Yusri menjelaskan, jajaran Polda Jabar memiliki tim Cyber Patrol untuk mendeteksi hoax di media sosial perihal pembegalan. Tak hanya sang pembuat Hoax, namun yang menyebarkan akan kena hukuman pidana enam tahun sesuai UU ITE Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 28.

“Mereka akan menyebar Hoax akan dikejar tim Cyber Army,” singkatnya.

(nda)

loading...

Feeds