Kejati Jabar Kembalikan Berkas Kasus Dugaan Penodaan Pancasila Habib Rizieq, Ini Alasannya

habib rizieq

habib rizieq

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Berkas perkara dugaan penodaan pancasila dan pencemaran nama Soekarno dengan tersangka Habib Rizieq Syihab, dinyatakan belum lengkap.

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pun meminta penyidik Polri memenuhi kelengkapan formal dan material. Dalam berkas perkara itu, pihak penyidik harus melengkapi 10 item syarat formal dan 9 item syarat material. Kejati Jawa Barat mengembalikan berkasnya kepada penyidik Polri.

BACA: Apa Kabar Kasus Dugaan Penghinaan Pancasila Habib Rizieq?

Kepala Kejati Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi mengatakan, setelah dikembalikan, Penyidik Polri diharapkan dapat melengkapi sejumlah kelengkapan tersebut, seperti nama, tanggal, sampai keterangan ahli. Setelah kelengkapan tersebut disempurnakan, barulah pihak kejaksaan kembali menindaklanjutinya.

Dia menjelaskan kelengkapan item harus dilengkapi karena dasar jaksa untuk mempertanggungjawabkan kasus Habib Rizieq Syihab di pengadilan.

BACA: Firza Husein Tersangka, Bagaimana Habib Rizieq?

Sementara itu, Sukmawati menyatakan, ingin mengetahui kelanjutan berkas kasus Habib Rizieq. Dia berharap agar dapat dilimpahkan ke pengadilan. Dia meminta proses ini tidak terhenti tengah jalan.

“Saya sabar menanti pelengkapan berkas untuk lebih baik dan tidak terhenti untuk prosesnya,” kata Sukmawati.

Hasil komunikasi dengan kejaksaan, kata Sukmawati, berjalan dengan baik. Apa yang dilakukannya ini agar masyarakat Indonesia tidak bertanya-tanya perkembangan kasus tersebut, apalagi di tengah proses politik yang terjadi sekarang ini.

“Harapannya agar berkas segera diperbaiki. Apa yang perlu disempurnakan, ya disempurnakan,” ucap Ketua Umum PNI Marhaenisme itu.

Pihaknya pun mendorong para penegak hukum terus melaksanakan tugasnya dengan profesional sehingga tidak membingungkan masyarakat. Sukmawati tiba di Kantor Kejati Jabar sekitar pukul 13.35 dan langsung bertemu Kepala Kejati Jabar Setia Untung Arimuladi.

(nda/bbb)

loading...

Feeds