Ada Luka Bekas Sayatan di Tangan, Dosen ITB Suryo Utomo Diduga Tewas Bunuh Diri

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Misteri hilangnya Dosen ITB Suryo Utomo, Rabu (10/5), terjawab  saat jasad Suryo ditemukan mengambang di Waduk Cirata, Kab Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (13/5/2017) sekitar pukul 15.30 Wib.

Jenazah pun sudah diterima pihak keluarga dan kampus ITB, di Masjid Salman ITB untuk disalatkan dan disemayamkan, Minggu (14/05) pukul 20.57 Wib tadi malam dan dimakamkan di TPU Cikutra.

BACA: Suasana Haru Iringi Kedatangan Jenazah Suryo Utomo di Masjid Salman ITB

Namun, pascaditemukan jasad Suryo, kematian dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB itu meninggalkan pertanyaan seputar penyebabnya.

Apa penyebab kematian Suryo? Polisi membeberkan dugaan tersebut. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, menyebut dugaan meninggalnya Suryo akibat bunuh diri.

BACA: Dosen ITB Suryo Utomo Tewas Dibunuh atau Bunuh Diri? Keluarga Enggan Berspekulasi

Kepastian itu didapat pihak kepolisian dari hasil autopsi terhadap jenazah yang dilakukan di RSUD Cianjur, Minggu(14/5).

“Kesimpulan sementara dari hasil autopsi korban diduga bunuh diri dengan meloncat ke jurang dari ketinggian 20 meter. Lokasi meloncat ke jurang tak jauh dari ditemukannya kendaraan pribadinya,” ungkap Yusri, Senin (15/5).

Dari hasil autopsi tersebut, Yusri menambahkan, ada luka pada bagian kepala yang mengalami luka terbuka, tapi tidak rata sampai dasar tulang kepala. Selain itu, bagian tulang iga dada kiri, tulang iga 1,2,3,4 patah.

Yang lebih menguatkan dugaan, di tangan kiri atas korban terdapat luka bekas sayatan. Kemudian ada patahan pada tulang punggung kiri dan kanan dan di bagian paha kanan patah tertutup serta ada resapan darah di bagian kepala dan dada.

(nda/ca/rmo/pojokbandung)

loading...

Feeds