PKS-Gerindra Mesra, Tinggalkan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Jumpa Pers Rakorwil PKS Jawa Barat 2017. (Asep Rahmat)

Jumpa Pers Rakorwil PKS Jawa Barat 2017. (Asep Rahmat)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku sulit untuk memberikan dukungan terhadap Walikota Bandung Ridwan Kamil terkait pencalonan Pilgub Jabar 2018.

Ketua Tim Pemenangan Wilayah Jawa Barat, Ridho Budiman mengatakan, keputusan untuk memberikan dukungan terhadap Ridwan Kamil sangat sulit. Apalagi, saat ini Ridwan Kamil menerima dukungan Nasdem, yang mensyaratkan mendukung Presiden RI, Joko Widodo di Pilpres 2019.

BACA: Ridwan Kamil: Ini Rahasia, Kalau Saya Tolak Nasdem, Orang Tak Salah Bisa Tersangka

Ridho mengaku, masih banyak pihak mengatasnamakan perwakilan Ridwan Kamil terus berkomunikasi kepada PKS untuk mendukung Ridwan Kamil, setelah dipinang partai Nasdem.

“Banyak orang yang menghubungi partai yang mengaku perwakilan Emil. Tapi jika melihat deklarasi tempo hari dengan Nasdem kami banyak pertimbangan,” ujarnya saat jumpa Pers Rakorwil PKS Jawa Barat 2017, di Bandung.

BACA: Ketua DPP Partai Nasdem Tanggapi Video Pernyataan Ridwan Kamil Soal Pencalonan di Pilgub Jabar

Ridho mengakui, sebenarnya Ridwan Kamil masuk sebagai kandidat kuat maju di Pilgub Jabar versi Pemilihan Raya (Pemira) DPW PKS Jabar. Namun, jika melihat kondisi politik saat ini kemungkinan rencana pengusungan itu batal dilakukan.

“Kami tidak menutup pintu, tapi syarat yang diamini Emil dari Nasdem cukup sulit bagi kami,” tuturnya.

Ridho menjelaskan alasan lain kenapa PKS sulit mendukung dan mengusung Ridwan Kamil naik level. Sebab, PKS memiliki calon presiden/wakil presiden dari kader internal, bahkan bisa jadi sosok itu berasal dari Jawa Barat. “Itu yang menjadi ganjalan menjalin komunikasi politik dengan Emil,” tuturnya.

Partainya pun mengaku sudah mengantongi beberapa nama potensial dari internal partai yang bisa menjadi kandidat menjelang Pilgub Jabar, yakni istri Gubernur Jawa Barat Netty Prasetiyani dan Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu.

“Kedua nama tadi belum mengkrucut, pasti dipilih lagi. Ya’ kita tunggu keputusan akhirnya di DPP,” pungkasnya.

loading...

Feeds