Bikin Merinding, Penjara Bawah Tanah yang Ditemukan di Bogor Ditutup Pengelola Pesantren

POJOKBANDUNG.com, BOGOR- Pengelola Pesantren Al Fatah Ciomas Kab Bogor menutup bunker yang diduga penjara bawah tanah peninggalan Belanda, Jumat (12/5/2017).

Penutupan dilakukan karena dikhawatirkan terowongan itu dijadikan sebagai gudang senjata pada zaman Belanda. Pengelola pesantren khawatir masih ada senjata di dalam terowongan yang dapat membahayakan keselamatan warga.

“Ya kami tutup karena kata orang tua yang dituakan mungkin ada gudang senjata untuk keamanan,” ujar Pimpinan Pondok Pesatren Al Fatah, H Muhammad Nasrullah saat  ditemui pojokjabar (grup pojokbandung), Jumat (12/5/2017).

Menurut Nasrullah, pihaknya akan melakukan musyawarah dengan para alumni dan pengelola pesantren untuk menindaklanjuti temuan itu. Sebab, lokasi penemuan terowongan bawah tanah itu berada di lokasi masjid yang saat ini sedang dibangun.

“Lokasi ini kan dijadikan masjid untuk para santri di sini,” ucapnya.

Pesantren Al Fatah sendiri didirikan oleh KH Hisbullah pada tahun 1976. Di pesantren ini, para santri dibekali Ilmu Fiqih dan Tasawuf, serta pelajaran umum setingkat SMP dan SMA.

(don/pojokjabar)

loading...

Feeds

Denda Persib, Ciderai Nilai Pancasila

Keputusan PSSI mendenda Persib atas aksi koreografi bobotohnya dalam mendukung Rohingya dipertanyakan anggota komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah.