Viral! Ahoker Perempuan Keceplosan Hina Jokowi di Rutan Cipinang, Ini Videonya…

Veronica Koman Liau, orator pendukung ahok yang sebut Rezim Jokowi lebih parah dari SBY. Foto Gunawan/JawaPos

Veronica Koman Liau, orator pendukung ahok yang sebut Rezim Jokowi lebih parah dari SBY. Foto Gunawan/JawaPos

POJOKBANDUNG.com- SALAH seorang wanita pembela terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendadak terkenal. Aksi orasinya yang dilakukan di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5) malam jadi perbincangan.

Aksi perempuan dengan inisial VKL beralamat di Jelambar, Jakarta Barat terekam dalam video. Terunggah di media sosial dan mendadak viral. Dalam rekaman tersebut, dia menyebut bahwa rezim Presiden Joko Widodo lebih parah dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dua periode memerintah.

BACA JUGA:

Pasca-Vonis Ahok, Nikita Mirzani: Sih Riziq Mana Sih? Kok Ga Masuk Penjara

Vonis Ahok Mendunia, Parlemen Belanda Minta Bebaskan Ahok

Reaksi pun datang dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Menurutnya, apa yang disampaikan itu tidak ada kaitannya antara kasus yang dihadapi oleh Ahok dengan Presiden Jokowi.

Oleh sebab itu, Tjahjo menegaskan akan segera mengirimkan surat ke perempuan itu untuk mengklarifikasi maksud dan tujuannya sehingga Presiden Jokowi dibaw-bawa dalam orasinya itu.

“Dalam satu Minggu untuk menjelaskan, pernyataan terbuka apa maksud memfitnah (Presiden Jokowi) dengan kata-kata yang tidak pantas,” tegas Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/5).

Tjahjo juga mengaku apabila dalam satu Minggu perempuan kelahiran 1988 itu tidak memberikan penjelasannya. Maka mantan anggota Komisi I DPR ini akan melakukan tindakan tegas, dengan melaporkan ke pihak kepolisian, karena telah melakukan fitnah ke Presiden Jokowi.

“Kalau dalam satu Minggu tidak meminta maaf terbuka di media nasional, saya sebagai pembantu presiden akan melaporkan ke polisi,” katanya.

Saat ini, ungkap Tjahjo anak buahnya juga telah berhasil menemukan identitas dan tempat VKL tinggal. “Mendata siapa bersangkutan, termasuk keluarga dan aktivitasnya,” ungkapnya.

loading...

Feeds