Bajak Situs Pengadilan karena Vonis Ahok, Begini Isi Pesan Si Peretas

Tampilan Website PN Negara Berubah Gambar Ahok.

Tampilan Website PN Negara Berubah Gambar Ahok.

POJOKBANDUNG.com – Vonis terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memicu reaksi kekecewaan. Ada yang menyampaikan kekecewaan dengan meretas situs Pengadilan Negeri (PN) Negara, Bali.

Dari pantauan JawaPos.com (grup Pojokbandung), alamat situs www.pn-negara.go.id mendadak tidak bisa diakses dengan lancar dari Rabu (10/5) sampai Kamis (11/5) dini hari.

Ketika diakses, situs tersebut menjadi sangat berat. Lantas, muncul pesan pop up yang mengatakan bahwa hukum telah mati! Dalam huruf kapital.

Saat tombol OK di pesan itu ditekan, masuk ke halaman utama web. Background sudah diubah menjadi warna hitam dengan foto Ahok. Ada beberapa pesan yang disampaikan dan terdengar lagu gugur bunga berbentuk instrumental sebagai latar belakang.

“HACKED BY KORSLET & Achon666ju5t,” tulisan pembuka hacker.

Dalam tulisannya, si peretas atau hacker itu dengan jelas ingin menyuarakan dukungan untuk Ahok. Kata-kata selanjutnya, ditulis berisi protes soal hukum yang akhirnya memvonis Ahok dalam Bahasa Inggris.

“Simple explanation: they didn’t know the difference between “eat with spoon” and “eat spoon”. They claimed both are same meaning, and made this governor guilty. the end. (Penjelasan sederhana: mereka tidak tahu perbedaan antara “makan pakai sendok” dan “sendok makan”. Mereka mengklaim keduanya sama artinya, dan membuat gubernur ini bersalah. Selesai.),’’ tulisnya.

“RIP Justice In My Country (Hukum telah mati di negeriku). Indonesian Hacker Rulez. [email protected],” tutupnya.

Entah kenapa hacker itu menjadikan PN Negara, Bali sebagai sasaran. Padahal, Ahok divonis dua tahun penjara oleh PN Jakarta Utara. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi PN Bali terkait ulah hacker tersebut.

Untuk informasi, Negara adalah kecamatan yang juga merupakan ibu kota kabupaten Jembrana, Bali. Kecamatan itu membawahi sebelas kelurahan.

(jpg)

loading...

Feeds