Catat! Megawati Perintahkan Kader PDIP Tak Mundur Bantu Ahok

POJOKBANDUNG.com- KETUA Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan perintah khusus untuk memberi bantuan hukum kepada Basuki Tjahaja Purnama Ahok (Ahok).

Bantuan itu diperintahkan Mega usai Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara. Partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih itu tak mau meninggalkan Ahok yang tengah mendapatkan kesulitan.

BACA: Pesan Ahok kepada Sang Istri sebelum Dipindah ke Mako Brimob Bikin Meleleh

“Kita tidak bergeser satu jengkal pun untuk mendukung Pak Ahok, walaupun dia dalam keadaan seperti ini,” ujar Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan DPP PDIP Trimedya Panjaitan saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jalan Majapahit, Jakarta Pusat, Rabu (10/5).

Penugasan itu memberikan bantuan advokasi  berupa banding atas putusan PN Jakarta Utara dan penangguhan penahanan Ahok itu, ditujukan langsung kepada Trimedya.

Trimedya mengungkapkan bahwa  dirinya seharusnya pagi  berangkat ke Lombok untuk menghadiri Rapimnas DPP dan peresmian Kantor DPD PDIP di daerah tersebut.

“Seharusnya saya ke Lombok karena ada rapim di sana sekaligus meresmikan  kantor DPD. Tapi ada perintah, kita harus melakukan advokasi terhadap Pak Basuki Tjahaja Purnama,” tuturnya.

Dalam pesannya, Megawati meminta  PDIP tidak bergeser sedikit pun memperjuangkan prularisme.

“Arahan dari ibu, kita nggak boleh gentar dengan tantangan seperti ini. Kita sebagai kader menterjemahkannya seperti itu. Makanya kita melakukan ini (advokasi),” pungkas Trimedya yang juga wakil ketua komisi III DPR itu.

(jpnn/pojokbandung)

loading...

Feeds

nagreg

H+3, Arus Balik di Nagreg Masih Normal

POJOKBANDUNG.com, NAGREG- Memasuki H+4 lebaran tahun ini, arus balik di jalur selatan antara Malangbong (Garut)-Nagreg (Bandung) terpantau lancar. Hanya di …
Telkomsel_RAFI2017-1

Lebaran, Trafik Data Telkomsel Melonjak

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Tahun ini Telkomsel kembali mencatat kenaikan layanan data di momen lebaran. Telkomsel mengalami lonjakan penggunaan layanan data …