Pemerintah Bubarkan HTI, Begini Sikap Polda Jabar

Ribuan anggota Hizbur Tahrir Indonesia (HTI) melakukan acara di sekitar Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (30/5/2015). FOTO: MIFTAHULHAYAT/dok.JAWA POS

Ribuan anggota Hizbur Tahrir Indonesia (HTI) melakukan acara di sekitar Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (30/5/2015). FOTO: MIFTAHULHAYAT/dok.JAWA POS

Dia menampik bahwa dasar pembubaran adalah aksi bela Islam 411 dan 212 lalu. Kata dia, semuanya berdasarkan pantauan mereka. Saat disinggung soal penolakan Front Pembela Islam (FPI) di sejumlah daerah, mengapa tak ditindak juga seperti HTI? Menurut Tito kasus HTI dan FPI berbeda.

“Beda, ini memang HTI tegas tolak NKRI dan Pancasila dan (ingin) bangun khilafah,” tegas dia. Untuk sejumlah anggota HTI yang pahamnya telah berubah, yakni ingin mendirikan kihlafah, akan ada upaya memberikan kembali pemahaman soal NKRI. “Kita coba kembali pada NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika karena negara ini didirikan oleh founding father seperti itu,” beber dia.

Polri, kata dia, juga akan mengantisipasi semaksimal mungkin agar tak ada gesekan setelah mereka membubarkan HTI. “Kita akan antisipasi semaksimal mungkin. Dan tidak hanya Polri,” tukas dia.

(bbb/elf/jpg)

loading...

Feeds