Pemerintah Bubarkan HTI, Begini Sikap Polda Jabar

Ribuan anggota Hizbur Tahrir Indonesia (HTI) melakukan acara di sekitar Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (30/5/2015). FOTO: MIFTAHULHAYAT/dok.JAWA POS

Ribuan anggota Hizbur Tahrir Indonesia (HTI) melakukan acara di sekitar Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (30/5/2015). FOTO: MIFTAHULHAYAT/dok.JAWA POS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polda Jawa Barat akan menghentikan segala bentuk kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia setelah pemerintah pusat membubarkan ormas tersebut.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (9/5).

“Kita tetap untuk sementara tidak akan kasih izin kegiatan. Kita akan bubarkan kegiatan, kita siap enggak ada masalah,” katanya.

Baca Juga: Pemerintah Tak Bisa Membubarkan Begitu Saja, Kata Hizbut Tahrir Indonesia

Keputusan tidak memberikan izin itu tidak terlepas dari Menkumham bahwa HTI dibubarkan karena tidak se-ideologi dengan NKRI. Meskipun, formasi hukum ini sedang digodok oleh pemerintah.

Yusri pun memastikan sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan yang mengancam kondusifitas wilayahnya. Seperti, kemungkinan ormas yang kontra melakukan pembubaran.

“Tidak ada. Kita akan lakukan pengamanan, aparat pengamanan adalah Polri TNI sebagai garda terdepan, tidak ada yang lain yang bergerak sendiri,” terangnya.

Baca Juga: Hizbut Tahrir Dilarang di Negeri Asalnya, Ditolak Negara-negara Mayoritas Muslim Ini

Pemerintah telah memutuskan membubarkan ormas HTI. Pasalnya, ormas itu dianggap sebagai salah satu yang anti-Pancasila. Kapolri Jenderal Tito Karnavian buka suara soal pembubaran itu. Katanya, ada sejumlah kegiatan HTI yang baru-baru ini digelar dan ditolak masyarakat. Fakta itu menambah panjang daftar hitam HTI.

“Silakan dicermati beberapa kejadian masyarakt tolak HTI di Malang, Surabaya. Ini jadikan kita benturan itu,” kata dia di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (8/5).

loading...

Feeds